Pasaman, – Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pasaman Khairul Amri memastikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti adanya informasi bertambah rusaknya jalan raya dari Simpang Duku sampai Air Dingin Nagari Simpang Tonang Kecamatan Dua Koto diduga akibat 4 alat berat Excavator melewati jalan tersebut.

Hal itu ia sampaikan ketika dikonfirmasi Deliknews.com diruang kerjanya, Rabu (6/1/21).

Khairul Amri membenarkan adanya aktivitas Pembangunan Jalan Ruas Jalan Air Dingin – Simpang Banyak Kecamatan Duo Koto dilaksanakan oleh CV. Intan Sembilan dan telah PHO pada 30 Desember 2020 lalu.

Diberitakan sebelumnya, Excavator yang melewati jalan raya dari Simpang Duku sampai Air Dingin dimaksud merupakan alat berat yang melakukan aktivitas Pembangunan Jalan Ruas Jalan Air Dingin – Simpang Banyak Kecamatan Duo Koto.

Baca juga: Jalan Dua Koto Pasaman Makin Rusak Diduga Akibat 4 Excavator

Operasi Lilin 2020, Satlantas Pasaman Pastikan Lalu Lintas Aman

Akibatnya, masyarakat setempat sepertinya banyak merasa keberatan, dan menganggap bertambah rusaknya jalan akibat dari Excavator. Masyarakat berharap persoalan ini dimuat di media dan ingin menyampaikan permasalahan kepada Bupati Pasaman.

Menanggapi persoalan tersebut, Khairul Amri dengan tegas mengatakan proses mobilisasi Excavator tidak dikawal oleh dinas PU. Namun jalan adalah kewenangan dinas PU, segala sesuatu yang terjadi tanggungjawab PU, jika rusak akan diperbaiki.

“Kalau memang kerusakan akibat mobilisasi ada tanggungjawab mereka (pelaksana) disana. Akan di survei pengawas. Nanti pengawas akan mengetahui apakah kerusakan jalan disebabkan lewatnya alat berat atau memang rusak. Jika memang disebabkan alat berat maka pelaksana akan diminta untuk memperbaiki,” tegasnya.

Ia pastikan dinas PU tidak akan berpihak kepada salah satu pihak, informasi akan ditindaklanjuti, dengan memerintahkan pengawas turun ke lokasi.

“Itu orang teknis yang bisa menilai, kerusakan akibat apa, terimakasih atas informasinya,” tukasnya.

Sementara Pelaksana Lapangan CV. Intan Sembilan pada Pembangunan Jalan Ruas Jalan Air Dingin – Simpang Banyak Kecamatan Duo Koto, Toma, membantah adanya kerusakan jalan akibat Excavator yang melewati jalan tersebut.

“Perubahan yang berat saya lihat tidak ada. Sebelum mulai sampai siap (pekerjaan pembangunan ruas jalan Air Dingin-Simpang Banyak) perubahan jalan (jalan raya Simpang Duku – Simpang Dingin) tidak ada, seperti itu juga,” ungkapnya.

Ia membenarkan bahwa 4 alat berat yang disebutkan melewati jalan raya di Simpang Tonang Kecamatan Dua Koto untuk melakukan Pembangunan Jalan Ruas Jalan Air Dingin – Simpang Banyak.

“Kalau standarnya kita membawa terado kesana. Cuma, ada beberapa tidak memungkinkan terado dijalan itu, paling saat itu ada melakukan rolling,” jelas Toma saat di ruang kerja Kabid Bina Marga Dinas PU Kabupaten Pasaman.

Dikatakannya, secara lisan masyarakat sudah ada menyampaikan komplain lewatnya Excavator dijalan itu, tapi ia tidak ingat siapa orangnya. Namun ia pastikan jika secara resmi masyarakat belum ada menyampaikan keberatan.

Toma menambahkan, jika kerusakan jalan memang disebabkan karena dilewati Excavator, maka pihaknya akan siap memperbaiki.

(Darlin)