Selasa, 26 Januari 2021 - 18:13 WIB

Foto: Tersangka NS alias Sasa (41), seorang penjual kue berinisial yang edarkan Ekstasi.

Foto: Tersangka NS alias Sasa (41), seorang penjual kue berinisial yang edarkan Ekstasi.

Edarkan Inex Red Bull, Wanita Penjual Kue Diciduk BNNP Bali

Denpasar – Nekat edarkan narkotika jenis MDMA (ekstasi), seorang penjual kue berinisial NS alias Sasa (41), kembali harus berurusan dengan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali. Wanita belakangan diketahui residivisĀ  itu, kembali ditangkap tim BNNP Bali, saat berada di pinggir Jalan Pondok Indah, Banjar Kertasari, Sumerta, Denpasar Utara, Senin, 11 Januari 2021.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan BNNP Bali, Putu Agus Arjaya menjelaskan, Ibu dua anak berinisial NS alias Sasa ini, merupakan residivis dan menjadi bagian dari jaringan narkoba Kendari Sulawesi Utara – Bali.

“Sasa ini residivis, tertangkap mengedarkan inex merk Red Bull, jaringan Kendari,” kata Kabid Agus saat rilis kasus di Kantor BNNP Bali, Selasa 26 Januari 2021.

BNNP Bali sebut Kadis Agus, bersinergi dengan BNNP Sultra hingga kemudian mendapatkan informasi akan ada kiriman paket yang diduga berisi narkotika jenis MDMA (ekstasi) alias inex merk Red Bull dikirim dari Kendari ke Denpasar melalui jasa pengiriman ekspedisi.

Tim BNNP Bali langsung bergerak mengejar keberadaan Sasa, sebelum akhirnya berhasil diamankan saat berada di pinggir Jalan Pondok Indah, Banjar Kertasari, Sumerta, Denpasar Utara, pada Senin 11 Januari 2021.

Pelaku Sasa tak berkutik saat dilakukan penggeledahan badan. Petugas mendapati sejumlah pil yang diduga narkotika serta obat-obatan. Pelaku mengakui bahwa pil tersebut adalah narkotika jenis MDMA dan obat-obatan jenis PCC.

Masih kata dia, saat dilakukan pengembangan ke rumah kost pelaku di Jalan Cempaka Biru Selatan II, Banjar Kertasari, Denpasar Utara. Tim kembali menemukan plastik klip ukuran kecil di dalamnya berisi kristal putih diduga narkotika jenis metamfetamina berada dalam kamar pelaku Sasa.

“Alasan pelaku Sasa, berjualan narkotika untuk menambah penghasilan keluarga,” ungkapnya.

Sejumlah barang bukti yang berhasilĀ  diamankan petugas diantaranya, 11 butir pil Inex 4,15 gram dan 1 klip narkotika jenis metamfetamina 0.92 gram bruto serta 40 butir pil diduga PCC. Tak hanya itu, tim BNNP Bali juga mengamankan 2 unit handphone.

“Nah, handphone itu diduga dipakai pelaku untuk transaksi penjualan narkotika. Kami turut amankan 2 timbangan digital, dan juga 2 bendel sedotan plastik diduga untuk mengemas barang narkotika,” pungkasnya.

Mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku Sasa dijerat pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Artikel ini telah dibaca 91 kali

Baca Lainnya

BPBD Damkar Bartim Semprotkan Disinfektan di Rutan dan Pasar Tamiang Layang

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Kabupaten...

3 Maret 2021, 17:38 WIB

Rimau Group Berikan Bantuan Masker kepada BPBD Damkar Barito Timur

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Rimau Group yang bergerak di bidang pertambangan batubara di wilayah...

3 Maret 2021, 16:52 WIB

Polresta Tangerang Ringkus Pelaku yang Curi Motor Pemancing

TANGERANG – Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang Polda Banten meringkus 2 orang pria berinisial MR...

3 Maret 2021, 16:43 WIB

UD Tani Mandiri Malaka Melayani Pupuk Bersubsidi di 4 Kecamatan

Malaka, NTT, deliknews – Pengecer UD Tani Mandiri di Desa Laleten Kecamatan Weliman menjual pupuk...

3 Maret 2021, 15:10 WIB

Polres Gayo Lues Amankan Tersangka Transaksi Satwa Dilindungi

Kepolisian Polres Gayo Lues, Provinsi Aceh berhasil mengamankan tersangka transaksi satwa yang dilindungi dalam kondisi...

3 Maret 2021, 15:09 WIB

Program Pos Sanjung, Kapolresta Tangerang Kunjungi Kediaman Anggota dan ASN

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro melaksanakan kegiatan Polisi Selasa Berkunjung (Pos...

3 Maret 2021, 11:29 WIB

loading...