Senin, 15 Februari 2021 - 12:20 WIB

6 Tahun Langganan Banjir, Kades Pangkan Minta Pemda Bartim Bantu Normalisasi Sungai Ganutu

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Terjadinya hujan pada hari Sabtu malam 13 Februari 2021, mengakibatkan banjir yang telah menjadi langganan bagi warga masyarakat Desa Pangkan Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah.

Salah satu warga RT 03 Desa Pangkan, Kecamatan  Paku Kabupaten Barito Timur, Tarin (60) menjelaskan bahwa desa tempat tinggalnya mulai sering terjadi kebanjiran semenjak 6 tahun terakhir.

Hal ini disampaikan Tarin saat Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Barito Timur, Riza Rahmadi turun ke lokasi banjir setelah mendapat laporan dari warga setempat, pada Minggu (14/2) kemaren.

“Di sini langanan banjir sudah 6 tahun, tapi tidak ada tanggapan (dari pemerintah). Kalau mau tidak banjir Sungai Ganutu harus diperlebar,” ujar Tarin.

Sungai Ganutu yang dimaksud Tarin hanyalah sungai kecil dengan lebar sekitar 1,5 meter dan terus mengalami pendangkalan sehingga mudah meluap ketika curah hujan turun lebih dari 12 jam.

Kepala Desa Pangkan, Kristian saat dihubungi via telepon selular menjelaskan, ada dua RT yang selalu terdampak luapan sungai tersebut yaitu RT 02 dan RT 03.

“Dulu RT 01 juga, tapi karena jalan sudah lebih tinggi jadi berkurang. Saat ini ada sekitar 30 KK yang sering terdampak luapan sungai Ganutu”, terang Kristian.

Seirama dengan Tarin, Kades Pangkan mengatakan, banjir terjadi karena pendangkalan sungai sehingga perlu dilakukan normalisasi agar sungai tersebut dapat menampung debit air yang lebih besar saat curah hujan tinggi.

“Saran kami pemerintah daerah membantu agar sungai bisa dibuat lebih dalam, kalau warga yang tanahnya dilalui aliran sungai mengijinkan bisa juga diperlebar”, kata Kades.

Ditempat terpisah, Riza Rahmadi mengungkapkan, dirinya sebagai Kepala Pelaksana BPBD Damkar Barito Timur, langsung turun ke lapangan setelah mendapatkan laporan dari warga.

“Saya datang untuk memantau seperti apa kondisi dilapangan berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat”, beber Riza di lokasi banjir.

Lanjutnya, apa yang dilakukannya untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang kondisi disana sehingga BPBD Damkar dapat melakukan mitigasi bencana jika diperlukan.

“Kita berupaya untuk mengurangi risiko yang diakibatkan bencana banjir sesuai dengan fungsi BPBD Damkar”, pungkas Riza. (Boy)

Artikel ini telah dibaca 267 kali

Baca Lainnya

Kapolresta Tangerang Blusukan ke Jambe Gelorakan Kampung Tangguh Nusantara

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro bersilaturahmi ke Desa Jambe, Kecamatan Jambe,...

3 Maret 2021, 00:26 WIB

415 Personel, ASN, dan PHL Polresta Tangerang Telah di Vaksin

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten terus melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Gedung Serba...

3 Maret 2021, 00:01 WIB

Sat Reskrim Polresta Tangerang Bekuk DPO Curanmor dan Spesialis Bobol Rumah

TANGERANG – Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang Polda Banten berhasil meringkus pelaku pencurian dengan modus...

2 Maret 2021, 23:54 WIB

Duta GenRe SMAN 3 Bukittinggi Wakili Agam ke Provinsi

Bukittinggi, – Siswa SMA Negeri 3 Teladan Bukittinggi mengikuti kompetisi menjadi Duta Remaja yang punya...

2 Maret 2021, 22:34 WIB

PSDA Sumbar: Selamat Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar

Padang, – Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengucapkan selamat...

2 Maret 2021, 16:18 WIB

Tandatangan Giri Prasta Tak Ada, Sidang Sengketa Pilkel Angantaka Ditunda

Denpasar – Sidang perdana penegakan demokrasi sengketa Pemilihan Perbekel (Pilkel) Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal Badung...

Sidang perdana gugatan sengketa hasil Pemilihan Perbekel Desa Angantaka, Badung. (Foto: Deliknews.com)

2 Maret 2021, 13:29 WIB

loading...