Soal BKK Belum Cair, Bakeuda Pasaman: Pemprov Sumbar Belum Tanggapi Surat Kami

Kepala Bakeuda Pemkab Pasaman, Teguh Suprianto. (Foto: akun Facebook Teguh Suprianto)
Kepala Bakeuda Pemkab Pasaman, Teguh Suprianto. (Foto: akun Facebook Teguh Suprianto)

Padang, – Keberadaan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) program pendidikan gratis Pemkab Pasaman ternyata masih tersimpan di rekening kas daerah (Kasda) Kabupaten Pasaman, sehingga ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di SMA, SMK dan SLB di Pasaman belum terima gaji selama 6 bulan dari Januari sampai Juni 2022 ini.

Menurut Kepala Bakeuda Pemkab Pasaman, Teguh Suprianto, bahwa pada Januari 2022 Bupati Pasaman sudah menyurati Gubernur, Bappeda dan Bakeuda Pemprov Sumbar, namun belum ditanggapi.

“Dari bulan Januari kita sudah bersurat ke provinsi tapi belum ada tanggapan sampai sekarang,” kata Teguh, Rabu (22/6/22).

Baca juga: Ratusan Guru Tak Terima Gaji 6 Bulan, Dana Pendidikan Gratis Pasaman Mandek di Kasda

SMA-SMK-SLB Gelisah, Dana BKK Pasaman Tak Kunjung Cair

Teguh menjelaskan dalam surat yang ditujukan kepada Gubernur, Bappeda dan Bakeuda Pemprov Sumbar sudah dijelaskan dokumen yang harus disiapkan provinsi untuk mengajukan pencairan dana.

“Dalam surat bupati yang disampaikan, sudah dijelaskan bahan/dokumen yang harus disiapkan provinsi untuk mengajukan pencairan dananya, tapi belum dilengkapi pihak provinsi,” terang Kepala Bakeuda Pasaman, Teguh.

Sebelumnya diberitakan, akibat keterlambatan pencairan BKK sekolah negeri di bawah naungan Dinas Pendidikan Pemprov Sumbar seperti SMA, SMK dan SLB gelisah karena tidak akan maksimal proses belajar mengajar disekolah.

Beberapa kepala sekolah menyebut sangat terasa pengaruh tidak cairnya BKK itu, kepala sekolah terpaksa menanggung secara pribadi biaya gaji guru GTT dan PTT ini. Belum lagi kegiatan lain disekolah yang tidak terlaksana akibat belum cairnya BKK.

“Jelang Idul Fitri kemarin, saya terpaksa secara pribadi menanggung gaji mereka, karena kita kasihan orang mau lebaran tapi guru – guru belum terima gaji,” kata salah seorang kepala sekolah.

Kepala sekolah ini pun berharap, dana BKK ini dengan segera dapat dicairkan karena kalau tidak akan berdampak terhadap proses belajar mengajar. Tak bisa dibayangkan kalau nanti GTT mengundurkan diri, sementara guru kurang, lalu siapa yang mau mendidik siswa di sekolah.

“Bagaimana guru kita bisa fokus mengajar kalau gaji yang biasanya untuk memenuhi kebutuhan di rumah tidak cair 6 bulan lamanya. Tentunya ini membuat gelisah seluruh sekolah SMA-SMK dan SLB di Pasaman,” terangnya.

Diketahui, serah terima Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Pasaman dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tentang Bantuan Keuangan Khusus oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Sukardi, dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Barlius, dilakukan pada Maret 2022 lalu.

Pada tahun 2021 sebelum adanya PKS Dinas Pendidikan Provinsi Pemprov Sumbar dengan Dinas Pendidikan Pemkab Pasaman, gaji GTT dan PTT bersumber dari uang komite, namun setelah adanya PKS maka tersebut maka gaji GTT dan PTT bersumber dari BKK.

Sebelumnya Sekretaris Disdik Pemkab Pasaman, Gunawan, mengatakan bahwa dana BKK Pendidikan dari Pemkab Pasaman sudah disetorkan ke Bakeuda Pemprov Sumbar setelah penandatanganan PKS.

Baca juga: Tak Kunjung Cair, Disdik Pasaman: BKK Pendidikan Sudah Disetor ke Provinsi

Disdik Sumbar Minta Bukti Setor BKK Pemkab Pasaman Rp7 M ke Provinsi

“Dana Rp7 miliar lebih telah disetorkan oleh Bakeuda sini (Pasaman) ke Bakeuda Provinsi. Pokoknya setelah PKS (penandatanganan Perjanjian Kerja Sama) langsung disetor,” kata Gunawan.

Sekaitan adanya informasi BKK Pendidikan untuk SMA-SMK-SLB dari Pemkab Pasaman sudah disetorkan ke Bakeuda Pemprov Sumbar, Disdik Pemprov Sumbar pun minta bukti.

“Ada bukti bahwa dana Kabupaten Pasaman sudah masuk ke provinsi?. Jika sudah boleh kami minta buktinya biar kami kroscek ke BPKAD tanggal berapa dana tersebut masuk,” kata Dian, dari Bagian Keuangan Disdik Sumbar saat dikonfirmasi, Selasa (21/6/22).

(Darlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.