Malaka, NTT, deliknews – Wakil Bupati Malaka, Melki Hendri Simu(HMS) menyoroti pekerjaan pembangunan kantor baru Bupati Malaka, tanpa akses jalan melalui media online.
Sorotan Wakil Bupati Malaka terhadap kantor Bupati baru di bagun tanpa akses jalan yang dilansir media online berjudul.
(” Simon Nahak Dinilai Abaikan Kepentingan Warga: Kantor Mewah Tanpa Akses Jalan, Jembatan Putus Tak Diperbaiki,” red)
Kemudian, sorotan Wakil Bupati Malaka, HMS, Akses jalan kantor Bupati baru Malaka melalui media online, berjudul, (” Desakan Mencurigakan, HMS Soroti Proyek Kantor Bupati Tanpa Akses Jalan Era SNKT,” red)
Dari 2 judul brita tersebut diatas, menjadi pertanyaan warga Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.
Pertanyaannya : Apakah pada saat awal pengangkutan matrial pembangunan kantor Bupati baru Malaka itu melalui darat atau lewat udara?
Pada hal diketahui masyarakat umum, termasuk Wakil Bupati Malaka terpilih saat ini bahwa pengangkutan matrial pembangunan melalui darat.
Jadi, kalau tidak ada akses jalan, lalu bagai mana orang bisa masuk dan mengangkut matrial untuk membangun gedung kantor Bupati baru tersebut?
Selain itu, mobil dan motor yang dikenderai orang masuk ke lokasi kantor Bupati baru untuk mengikuti acara peresmian gedung itu, apakah lewat jalan atau terbang? Ucap Eduardus Nahak Bria, SH. MH. C.Md, sambil tanya, dirumahnya, Rabu (13/5/2025)
Eduardus Nahak Bria, SH. MH. C.Md, menyatakan dirinya telah membaca brita yang dilansir dalam media online, bahwa; (” Mantan Bupati Malaka, Simon Nahak, kembali menjadi sorotan publik setelah muncul kritik tajam terkait prioritas pembangunan yang dinilai tidak berpihak pada kebutuhan mendesak masyarakat.
Selama masa jabatannya (2021–2024), Simon Nahak disebut lebih memilih membangun kantor bupati yang megah namun belum memiliki akses jalan memadai, ketimbang memulihkan infrastruktur vital seperti Jembatan Numponi yang putus akibat badai Seroja pada April 2021,” red)
“Dari brita yang termuat diatas, seolah – olah Mantan Bupati dan Wakilnya (SN- KT) menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Malaka saat ini.
Kemudian, (” Wakil Bupati: “Kami Curiga Ada yang Tidak Beres”
Menanggapi desakan agar kantor segera ditempati, Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), menyatakan bahwa pemerintahan saat ini tidak ingin terburu-buru mengambil alih warisan proyek bermasalah.
Makin kalian paksa kami untuk berkantor di sana, makin kami curiga. Ada apa ini? Macam memaksa sekali. Kami curiga ada sesuatu yang tidak beres,” tegas HMS kepada wartawan, Jumat (10/5).
Ia menambahkan, pemerintah di bawah kepemimpinan dr. Stefanus Bria Seran (SBS) tengah mengkaji seluruh aspek legal dan teknis gedung itu, sebelum memutuskan langkah lanjutan,” Red)
Penulisan brita komentar Wakil Bupati Malaka saat ini yang dimuat media Online seperti diatas, seshunggunya hanya untuk mengelabui dugaan penelantaran aset negara berupa kantor Bupati baru selama ini, hingga terjadi pencurian aset kantor yang mengakibat kerugian – Nya, mencapai 500 Juta,” beber Edu .(***)
