CILEGON – Aksi nekat seorang pengasuh anak (baby sitter) berinisial GH (53) yang membawa kabur anak majikannya dari Tulungagung, Jawa Timur, berhasil digagalkan pihak kepolisian. Pelaku diringkus saat mencoba menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten.

​Penangkapan yang berlangsung pada Rabu (6/5) ini dilakukan oleh personel Resmob Polres Serang setelah menerima koordinasi dari Polres Tulungagung. Pelaku diamankan bersama seorang balita berusia 17 bulan yang dilaporkan hilang oleh orang tuanya.

​”Begitu menerima informasi dari Polres Tulungagung, anggota Resmob langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pengadangan di kawasan Pelabuhan Merak,” kata Kasatreskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady, Kamis (7/5/2026).

​Kronologi bermula saat ibu korban menitipkan anaknya kepada GH pada Selasa (5/5) pagi karena harus bekerja. Awalnya, komunikasi antara keduanya berjalan normal, bahkan pelaku sempat mengabarkan bahwa korban sudah selesai makan.

​Namun, kecurigaan muncul saat sore hari pelaku tidak lagi merespons pesan maupun telepon dari sang ibu. Secara mengejutkan, GH hanya membalas singkat melalui pesan teks bahwa anak tersebut hendak dibawa ke Lampung.

​”Sore harinya si Ibu GH tidak merespons chat dan telepon dari ibu korban, hanya membalas ‘mau dibawa ke Lampung’,” jelas Andi memaparkan kronologi awal laporan tersebut.

​Polisi yang bergerak cepat melakukan penyisiran terhadap setiap bus yang masuk ke area dermaga penyeberangan. Pemeriksaan ketat dilakukan pada bus-bus jurusan Sumatera guna memastikan pelaku tidak lolos menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni.

​Upaya tersebut membuahkan hasil saat petugas menggeledah bus PO Handoyo yang sedang mengantre masuk ke kapal. Petugas menemukan GH bersama balita malang tersebut di dalam kabin bus dalam kondisi aman.

​”Saat diamankan, korban balita berusia 17 bulan ditemukan bersama si GH dalam kondisi sehat,” ujar Andi. Saat ini, pelaku dan korban telah dibawa ke Mapolres Serang untuk pemeriksaan sementara sebelum dilimpahkan ke Polres Tulungagung.

​Meski pelaku sudah diamankan, pihak kepolisian belum membeberkan motif utama di balik aksi penculikan tersebut. Kasus ini sepenuhnya akan ditangani oleh penyidik Satreskrim Polres Tulungagung sebagai wilayah hukum asal kejadian.Unspl