Surabaya – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono menegaskan pentingnya penyesuaian menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan selera pelajar agar manfaat program pemerintah tersebut benar-benar dirasakan siswa secara optimal.
Hal itu disampaikan Bambang Haryo saat meninjau pembagian MBG di SMKN 12 Surabaya, Kamis. Menurutnya, kualitas rasa makanan menjadi faktor penting agar siswa mau mengonsumsi makanan bergizi dengan baik setiap hari.
“Saya mendorong SPPG bisa menyiapkan makanan yang selain bergizi juga sesuai selera mereka dan rasanya enak. Buahnya juga harus bervariasi termasuk susu perlu diberikan setiap hari,” kata Bambang Haryo.
Ia menilai keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari kandungan gizi, tetapi juga dari tingkat penerimaan siswa terhadap makanan yang disediakan. Jika menu dianggap menarik dan sesuai selera anak muda, maka asupan gizi akan lebih mudah terserap.
Dalam kunjungannya, Bambang Haryo juga melihat antusiasme siswa terhadap program tersebut. Ia mengaku menemukan perubahan positif pada para pelajar sejak MBG dijalankan di sekolah.
Menurutnya, siswa terlihat lebih bersemangat, aktif, dan memiliki energi yang lebih baik selama mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas.
“Program MBG ini sangat diterima oleh para murid dan mereka ingin program ini tetap berlanjut. Tetapi syaratnya makanannya harus nikmat, sesuai selera anak muda, dan tetap bergizi,” ujarnya.
Politikus yang dikenal aktif mendorong isu pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat itu berharap program MBG dapat menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Ia menilai pemenuhan gizi sejak usia sekolah menjadi salah satu langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi Indonesia pada 2036.
Sementara itu, Kepala SMKN 12 Surabaya Lilik Majidatut Zahro mengapresiasi kunjungan Bambang Haryo ke sekolahnya. Menurutnya, perhatian dari wakil rakyat memberikan motivasi tambahan bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Lilik berharap program MBG terus ditingkatkan, termasuk dalam penyediaan susu bagi para pelajar.
“Kalau bisa susu bisa diberikan tiap hari karena kebutuhan pokok anak-anak itu adalah susu,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan program MBG membawa dampak positif terhadap semangat belajar siswa di sekolah. Selain itu, pihak sekolah juga mendapatkan dukungan dari Bambang Haryo terkait pengembangan ekonomi kreatif dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) karya siswa.
Menurut Lilik, Bambang Haryo turut membantu menjembatani komunikasi dengan kementerian terkait agar karya-karya siswa SMKN 12 Surabaya dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat.
