JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan para pelajar agar mewaspadai penyalahgunaan teknologi artificial intelligence (AI) yang kini berkembang sangat pesat. Menurut Prabowo, kemajuan teknologi dapat membawa manfaat besar, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak negatif jika digunakan secara tidak bertanggung jawab.
Pesan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di hadapan siswa dan guru di SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4).
“Hati-hati karena sekarang teknologi semakin canggih. Terjadi sekarang apa yang dinamakan kecerdasan buatan, artificial intelligence. Ini sudah dahsyat,” kata Prabowo.
Ia menegaskan, AI tidak hanya dimanfaatkan untuk hal-hal positif, tetapi juga dapat digunakan untuk tujuan yang merugikan. Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini kerap dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang memecah belah dan menghasut masyarakat.
“Banyak teknologi juga sekarang dipakai untuk yang negatif, yang tidak baik, yang memecah belah, yang menghasut,” ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menitipkan para siswa kepada para guru agar dididik dengan baik dan disiplin. Ia berharap generasi muda Indonesia tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, tidak mudah menyerah, dan memiliki semangat juang tinggi.
Presiden menilai peran guru sangat penting dalam membentuk karakter pelajar sebagai calon pemimpin masa depan. Karena itu, ia meminta para pendidik terus menanamkan nilai kedisiplinan, kerja keras, dan rasa cinta tanah air kepada anak didiknya.
Prabowo juga mengajak seluruh pelajar dan guru untuk tetap memiliki keyakinan kuat terhadap masa depan Indonesia. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional dengan berpegang teguh pada ideologi Pancasila.
“Anak-anakku sekalian, para guru, percaya kepada negaramu, percaya kepada bangsamu, percaya kepada pemimpin-pemimpinmu, percaya kepada ideologi Pancasila kita,” tutur Prabowo.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan pendidikan karakter agar generasi muda mampu memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab.
