JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyoroti langsung nasib para nelayan di Indonesia yang masih kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok melaut, seperti es batu hingga solar. Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Negara berjanji akan segera membangun infrastruktur cold storage atau gudang pendingin untuk mengatasi masalah ini.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam pidatonya pada Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Prabowo awalnya memaparkan data mengenai besarnya potensi kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia.

Menurut mantan Menteri Pertahanan ini, kekayaan alam yang melimpah tersebut sudah sepatutnya dinikmati secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan bahwa pengelolaan kekayaan negara ini merupakan amanat konstitusi yang wajib dijalankan.

“Setelah saya lihat angka-angka, setelah saya lihat sungguh betapa besarnya kekayaan kita, saya semakin yakin bahwa menjalankan UUD 1945 ini haruslah menjadi tanggung jawab kita semua,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para anggota dewan.

Prabowo menambahkan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi rakyat. Ia meyakini seluruh elemen bangsa akan mendukung langkah pemanfaatan sumber daya alam demi kesejahteraan bersama.

“Bumi dan air dan semua kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegas Presiden Prabowo dalam pidatonya.

Lebih lanjut, Kepala Negara mengungkapkan keinginannya untuk melihat para petani dan nelayan hidup lebih sejahtera dengan hasil kerja mereka. Prabowo juga memberikan perhatian khusus pada kelayakan fasilitas serta peralatan keselamatan bagi para nelayan yang bekerja di laut.

“Kita ingin nelayan-nelayan kita yang mempertaruhkan nyawa untuk menghasilkan protein untuk rakyat kita, pergi ke laut dengan perlengkapan yang baik dan aman, dan mendapat hasil tangkapan yang bernilai tinggi,” ucap Prabowo.