Langsung ke konten
Rabu, 28 Oktober 2026
Nasional

Prabowo Antar Kepulangan Presiden Belarus, Bawa Pulang Kesepakatan Bernilai Puluhan Juta Dolar

Foto Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Presiden Belarus Alexandr Lukashenko (kanan): (Sumber foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S/via detikcom)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melepas kepulangan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Momentum pelepasan ini dilakukan usai kedua kepala negara menggelar pertemuan bilateral yang menghasilkan kesepakatan besar.

Dalam dokumentasi Sekretariat Kabinet, Presiden Prabowo tampak memberikan hormat langsung dari bawah tangga pesawat. Penghormatan tersebut kemudian dibalas hangat oleh Presiden Lukashenko dari pintu pesawat sebelum bertolak kembali ke negaranya.

Pertemuan bilateral ini menandai babak baru hubungan diplomatik kedua negara dengan diluncurkannya Road Map for Bilateral Cooperation 2026-2030. Peta jalan ini dirancang sebagai kerangka strategis untuk mengarahkan kerja sama bilateral Indonesia dan Belarus selama lima tahun ke depan.

“Hari ini kedua negara telah meluncurkan peta jalan penguatan kerja sama Indonesia-Belarus 2026-2030 yang akan menjadi kerangka bagi pengembangan hubungan bilateral selama 5 tahun ke depan. Peta jalan ini mencerminkan komitmen bersama untuk kerja sama yang lebih terarah dan konkret,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan pers bersama di Istana Merdeka.

Selain meluncurkan peta jalan, kedua negara menyepakati tujuh dokumen kerja sama strategis. Kesepakatan tersebut mencakup sektor industri, kebudayaan, jasa keuangan, kesehatan, sains teknologi, akreditasi nasional, hingga pertukaran laporan intelijen terkait pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko menyatakan kepuasannya atas hasil konkret dari kunjungan kerja ini. Ia menegaskan bahwa seluruh komitmen yang telah disepakati akan segera direalisasikan secara nyata.

“Saya gembira bahwa sebagai hasil kunjungan ini di Indonesia… kami sudah hari ini di sini menandatangani berbagai perjanjian bernilai puluhan juta dolar,” ungkap Lukashenko.

Lukashenko juga menambahkan bahwa kunjungan Prabowo ke Belarus pada Juli 2025 lalu menjadi fondasi kuat bagi hubungan kedua negara. Ia menilai Indonesia tengah melakukan langkah besar di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo berharap seluruh memorandum kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani para menteri dan lembaga terkait dapat segera diimplementasikan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang nyata dan langsung bagi masyarakat kedua negara.