Langsung ke konten
Senin, 26 Oktober 2026
Peristiwa

Hari Kelima Kebakaran TPA Jatiwaringin, Api Masih Menyala Meski Water Bombing Digencarkan

Sumber foto: CNN Indonesia

TANGERANG — Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, masih belum berhasil dipadamkan. Hingga memasuki hari kelima pada Sabtu (4/7/2026) pagi, petugas gabungan terus berjibaku menjinakkan kobaran api yang membakar gunungan sampah.

Pantauan di lokasi menunjukkan kepulan asap pekat masih membumbung tinggi dan terbawa embusan angin ke arah barat. Sejumlah titik api pun terpantau masih menyala di area timbunan sampah yang pertama kali terbakar sejak Selasa (30/6/2026) lalu tersebut.

Tim gabungan melancarkan strategi pemadaman dari dua jalur sekaligus, yakni udara dan darat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahkan kembali menerjunkan dua unit helikopter water bombing untuk menyiram titik api yang sulit dijangkau dari daratan.

Di darat, puluhan personel pemadam kebakaran bersama tim Manggala Agni disebar ke berbagai sektor strategis. Sejumlah alat berat jenis ekskavator juga dikerahkan untuk mengurai tumpukan sampah agar air bisa meresap sampai ke titik api di bawah permukaan.

“Ekskavator terus bekerja mengurai tumpukan sampah yang telah disiram air agar titik api di bawah permukaan lebih mudah dijangkau,” demikian laporan dari pantauan jurnalis CNN Indonesia di lokasi kejadian.

Meski kebakaran hebat masih berlangsung, aktivitas pengangkutan sampah di TPA Jatiwaringin dilaporkan tetap berjalan. Antrean truk pengangkut sampah terlihat mengular di sisi selatan area TPA untuk melakukan proses bongkar muat secara bergantian.

Sementara itu, petugas gabungan memperketat akses masuk dengan melakukan penyekatan di sekitar lokasi kebakaran. Hanya kendaraan operasional penanganan seperti mobil pemadam, ambulans tenaga medis, serta kendaraan dinas TNI, Polri, dan instansi terkait yang diizinkan melintasi area steril tersebut.