Langsung ke konten
Selasa, 27 Oktober 2026
Jawa Timur

Kebakaran Hebat Landa Rumah di Rungkut Menanggal Surabaya, Tim Gabungan Diterjunkan

Ilustrasi kebakaran (Pexels/Jaciel Dos Santana)

SURABAYA – Sebuah rumah di kawasan Gang 2A, Rungkut Menanggal, Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, dilanda kebakaran pada Selasa (7/7/2026) malam. Kobaran api tampak membesar dan membumbung tinggi dari bangunan sehingga mengundang perhatian warga sekitar.

Berdasarkan data Layanan Darurat 112 Kota Surabaya, laporan diterima sekitar pukul 19.55 WIB. Pelapor menginformasikan bahwa api telah membesar dan membakar sebuah rumah di Kavling 1, Gang 2A, Rungkut Menanggal.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sejumlah instansi langsung diterjunkan ke lokasi. Unsur yang dilibatkan meliputi Kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, PLN, Satpol PP, serta Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan penanganan terpadu.

“Laporan diterima sekitar pukul 19.55 WIB terkait kebakaran rumah di Rungkut Menanggal Gang 2A Kavling 1. Informasi awal dari pelapor menyebutkan api membesar sehingga membutuhkan penanganan segera,” demikian informasi awal yang tercantum dalam Layanan Darurat 112 Kota Surabaya.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan kobaran api muncul dari bagian atas bangunan. Asap hitam pekat membubung ke udara, sementara sejumlah warga berkumpul di sekitar lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman. Beberapa petugas juga tampak bersiap menggelar peralatan pemadam di gang yang relatif sempit.

Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman masih berlangsung. Belum ada informasi resmi mengenai penyebab kebakaran maupun jumlah korban jiwa atau korban luka akibat insiden tersebut.

Pihak kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran diperkirakan akan melakukan penyelidikan setelah api berhasil dipadamkan untuk memastikan sumber api serta menghitung kerugian yang ditimbulkan.

Masyarakat diimbau tidak mendekati lokasi kebakaran agar tidak menghambat proses evakuasi dan pemadaman. Warga juga diminta tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk yang memiliki akses terbatas bagi kendaraan pemadam.