Langsung ke konten
Rabu, 28 Oktober 2026
Nasional

Tiga Polisi Gugur di Katingan, Prabowo Sampaikan Bela Sungkawa

Sumber foto: tangkapan layar YouTube sekretariat presiden

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan yang meninggal saat menjalankan operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Kepala negara menegaskan pengorbanan para personel menjadi bukti besarnya risiko dalam memerangi kejahatan narkotika di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran program mandatory biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7). Dalam kesempatan itu, ia turut menyinggung komitmen pemerintah untuk memberantas berbagai bentuk kejahatan luar biasa.

“Saya juga menyampaikan bela sungkawa kepada Kepolisian yang anggotanya gugur karena mengadakan pembersihan di sebuah kampung di Kalimantan, akhirnya mereka hilang nyawa oleh mereka-mereka yang mungkin melindungi atau terlibat proses pembuatan atau penyebaran narkoba,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan pemerintah tidak akan surut dalam memerangi tindak pidana yang merugikan masyarakat. Menurutnya, pemberantasan narkoba, korupsi, hingga praktik perjudian menjadi prioritas yang terus dijalankan secara konsisten.

“Kita berkomitmen menghentikan kejahatan luar biasa seperti narkoba, korupsi, dan judi. Upaya itu terus berjalan dan telah menunjukkan banyak kemajuan,” ujar Prabowo.

Insiden tragis itu terjadi saat personel Satresnarkoba Polres Katingan menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei pada Kamis (2/7) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas diduga mendapat perlawanan dari sekelompok orang yang membawa senjata tajam.

Aipda Yudhi Perdana Putra gugur di lokasi ketika menjalankan tugas. Sementara Bripda Nopandri Ramadhana dan Aiptu Sumaryanto sempat dilaporkan hilang sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Katingan.

Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian ketiga personel tersebut, Mabes Polri memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta. Penghargaan itu diberikan sebagai apresiasi atas keberanian mereka dalam menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika.

Di sisi lain, proses hukum terus berjalan. Hingga kini, Polres Katingan telah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap anggota kepolisian. Ketiganya masing-masing berinisial N, R, dan S, yang kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus tersebut.