Langsung ke konten
Kamis, 29 Oktober 2026
Jawa Timur

Kabar Duka dari Persebaya: Pentolan Bonek Andie Peci Tutup Usia

Andie Peci, pentolan bonek saat dirawat di rumah sakit (Sumber foto: Detikjatimcom)

SURABAYA – Kabar duka mendalam datang dari dunia sepak bola tanah air, khususnyabagi keluarga besar suporter Persebaya. Pentolan Bonek yang sangat dihormati, Andie Peci, dilaporkan tutup usia pada Jumat (10/7/2026) siang.

Tokoh ikonik yang legendaris di kalangan pendukung klub berjuluk Bajol Ijo tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit (RS) Soewandhie, Kota Surabaya.

Koordinator Green Nord, Husein Ghozali yang akrab disapa Cak Cong, membenarkan kabar duka tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media. “Benar, (Andie Peci) meninggal dunia sekitar pukul 11.20 WIB,” kata Cak Cong saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (10/7/2026).

Hingga berita ini diturunkan, jenazah pejuang hak-hak suporter tersebut dilaporkan masih berada di rumah sakit untuk proses administrasi. Pihak keluarga dan kerabat dekat sedang bersiap membawa almarhum menuju ke rumah duka.

“Meninggal dunia di RS Soewandhie. Saat ini masih di rumah sakit,” tambah Cak Cong memberikan informasi terkini mengenai situasi di lokasi.

Kabar wafatnya Andie Peci ini langsung menyebar cepat di berbagai lini masa media sosial para pencinta sepak bola nasional. Ungkapan belasungkawa dan doa dari ribuan Bonek terus mengalir deras sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Publik mengenal luas Andie Peci sebagai salah satu tokoh suporter terdepan yang sangat aktif mengawal perjalanan sejarah Persebaya Surabaya. Ia juga dikenal vokal dalam menyuarakan berbagai isu krusial terkait perbaikan tata kelola sepak bola di Indonesia.

Kepergian sosok yang berkomitmen tinggi ini meninggalkan lubang yang mendalam bagi basis massa Bonek. Masyarakat Kota Surabaya pun turut merasa kehilangan figur pemimpin pergerakan suporter yang selalu berjuang demi keadilan tersebut.