JAKARTA — Kepolisian memberlakukan penutupan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu (28/10/2026) petang. Langkah penutupan jalur protokol ini diambil guna mengantisipasi penumpukan massa aksi yang masih bertahan di lokasi.
Berdasarkan pantauan di lokasi hingga pukul 17.40 WIB, penutupan jalan mengakibatkan penyesuaian arus lalu lintas di sejumlah titik. Kendaraan dari arah Semanggi menuju Bundaran HI terpaksa dialihkan melewati Jalan H Agus Salim. Selain itu, akses lalu lintas dari arah Imam Bonjol serta kawasan Thamrin City juga ditutup rapat.
Penutupan jalur berlanjut di sepanjang Jalan Thamrin, baik kendaraan yang mengarah ke Monas maupun ke arah Bundaran HI. Akibat penutupan tersebut, halte TransJakarta di sekitar area Bundaran HI menghentikan operasional layanannya untuk sementara waktu demi keamanan penumpang.
Meski layanan bus TransJakarta terhenti, sarana transportasi publik bawah tanah Stasiun MRT di sekitar lokasi terpantau masih beroperasi secara normal. Warga yang hendak melintas di kawasan tersebut diimbau menggunakan transportasi berbasis rel atau mencari jalur alternatif lain.
Guna menjaga situasi tetap kondusif, ratusan petugas gabungan dari unsur TNI dan Polri bersiaga penuh mengamankan titik-titik krusial di sekitar lokasi. Hingga berita ini diturunkan, massa aksi penyampaian aspirasi masih berkumpul di sekitar Patung Selamat Datang, Bundaran HI.
Seorang petugas kepolisian di lapangan mengonfirmasi penutupan arus lalu lintas tersebut kepada wartawan di lokasi. “Penutupan arus lalu lintas kami lakukan demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama. Kami mengimbau para pengguna jalan untuk mengalihkan rutenya melintasi Jalan H Agus Salim,” ujar Bripka Rahmat, salah satu petugas gabungan di area Bundaran HI, Rabu (28/10/2026).
