Langsung ke konten
Rabu, 28 Oktober 2026
Ekonomi & Bisnis

Prabowo Resmikan Biodiesel B50, Era Baru Kemandirian Energi Dimulai

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Biodiesel B50 bertajuk "Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional" di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis, 9 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Karawang – Indonesia resmi mengukir sejarah baru di panggung energi global. Presiden Prabowo Subianto meresmikan mandatori Biodiesel B50 pertama di dunia bertajuk “Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional”.

Peresmian ini berlangsung di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (9/7/2026). Langkah strategis tersebut diambil demi memperkuat kedaulatan energi dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam dalam negeri.

Sebelum meresmikan, Presiden Prabowo menyempatkan diri meninjau Walk-in Gallery yang menyajikan penjelasan teknis produk B50. Acara utama kemudian dibuka dengan lagu Indonesia Raya dan laporan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Menteri Bahlil menegaskan bahwa implementasi B50 berhasil menyetop ketergantungan Indonesia terhadap impor solar. Selama ini, konsumsi solar nasional mencapai 38 hingga 40 juta kiloliter per tahun, dengan angka impor berkisar 3 sampai 4 juta kiloliter.

“Dengan implementasi B50, maka alhamdulillah kita tidak lagi melakukan impor produk solar ke negara kita dan ini adalah pertama kali,” ujar Bahlil dalam laporannya. Ia menambahkan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari Asta Cita Presiden Prabowo.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya atas posisi Indonesia sebagai pelopor global. Menurut Presiden, kebijakan ini bukan sekadar lompatan teknologi, melainkan bukti nyata pengelolaan kekayaan alam yang berpihak pada rakyat.

“Ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk kepentingan rakyatnya sendiri. Ini adalah tonggak yang sangat penting dalam perjalanan menuju kemandirian energi,” tegas Presiden Prabowo.

Secara simbolis, Presiden Prabowo meresmikan program ini dengan menekan tombol sirine. “Bismillahirrahmanirrahim… dengan ini secara resmi saya luncurkan Biodiesel B50,” ucap Presiden disambut tepuk tangan hadirin.

Dalam prosesi tersebut, Presiden didampingi oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri. Momentum ini menandai babak baru Indonesia menuju swasembada energi yang berkelanjutan.