JAKARTA – Penjualan kendaraan roda empat di pasar domestik Indonesia kembali menunjukkan sinyal positif sepanjang Juli 2026. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan wholesales mencapai 81.115 unit atau tumbuh 4,5 persen secara bulanan.
Angka distribusi dari pabrik ke diler tersebut melambung hingga 33 persen secara tahunan (year-on-year). Tren menguat ini turut diikuti kinerja penjualan ritel dari diler ke konsumen yang naik 3,6 persen menjadi 77.412 unit.
”Total penjualan secara wholesales mencapai 81.115 unit pada Juli 2026, naik dari bulan sebelumnya yang mencatatkan 77.603 unit,” tulis laporan resmi Gaikindo, Kamis (13/8/2026).
Toyota masih mengukuhkan posisinya di puncak pasar otomotif nasional dengan wholesales sebesar 21.642 unit dan penjualan ritel 21.008 unit. Daihatsu menyusul di peringkat kedua dengan mengantongi distribusi wholesales sebanyak 14.125 unit.
Kejutan besar datang dari produsen otomotif asal China, BYD, yang melesat ke posisi ketiga wholesales setelah mencatatkan lonjakan 48,3 persen menjadi 6.569 unit. Pencapaian ini membuat BYD menggeser pabrikan papan atas Jepang seperti Mitsubishi Motors dan Suzuki.
Meskipun merangsek ke posisi tiga besar pada jalur wholesales, penjualan ritel BYD berada di peringkat kelima dengan 5.240 unit. Kondisi ini menandakan adanya selisih antara pasokan unit ke diler dan angka serapan langsung oleh konsumen.
Gaikindo merilis daftar 10 merek terlaris kategori Wholesales Juli 2026:
- Toyota: 21.642 unit
- Daihatsu: 14.125 unit
- BYD: 6.569 unit
- Mitsubishi Motors: 6.143 unit
- Suzuki: 5.654 unit
- Mitsubishi Fuso: 4.969 unit
- Hino: 3.440 unit
- Jaecoo: 3.200 unit
- Isuzu: 3.016 unit
- Honda: 2.587 unit
Sementara itu, berikut daftar 10 merek terlaris kategori Retail Sales Juli 2026:
- Toyota: 21.008 unit
- Daihatsu: 12.750 unit
- Mitsubishi Motors: 6.041 unit
- Suzuki: 5.844 unit
- BYD: 5.240 unit
- Mitsubishi Fuso: 4.630 unit
- Honda: 3.707 unit
- Jaecoo: 3.200 unit
- Isuzu: 2.889 unit
- Hino: 2.572 unit
Pertumbuhan positif pada kedua jalur distribusi di bulan Juli 2026 ini kian mempertegas kebangkitan industri otomotif tanah air.
