Langsung ke konten
Minggu, 25 Oktober 2026
Peristiwa

Kecelakaan Maut Suporter PSS Sleman di Tol Madiun: 4 Meninggal Dunia, Pemkab Turun Tangan

Sebuah minibus terlibat kecelakaan dengan truk di KM 616 Tol Madiun arah Surabaya, Minggu (18/10/2026). (Sumber foto: Suara Surabaya)

SLEMAN – Duka mendalam menyelimuti dunia sepak bola tanah air setelah kecelakaan maut menimpa rombongan suporter PSS Sleman di KM 616 Tol Madiun arah Surabaya, Minggu (18/10/2026). Insiden yang melibatkan mobil Toyota HiAce dan truk bermuatan kelapa ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia serta enam lainnya luka-luka.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bergerak cepat dengan memastikan penanganan penuh bagi seluruh korban. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa para pendukung Laskar Sembada tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya empat suporter PSS Sleman yang hendak menuju Surabaya. Semoga para almarhum husnulkhatimah,” ujar Harda di Sleman, Minggu.

Harda menegaskan bahwa Pemkab Sleman siap menyalurkan bantuan bagi korban meninggal maupun luka-luka. Ia turut mengimbau kelompok suporter seperti Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania untuk lebih mengutamakan keselamatan saat mengawal tim di laga tandang, salah satunya dengan berkoordinasi menggunakan bus.

Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 08.10 WIB ketika minibus HiAce membawa rombongan dari Yogyakarta menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Minibus tersebut menabrak bagian belakang truk yang melaju searah di lajur kiri.

Kanit Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim VI Ngawi, AKP Dodit Prasetyo, mengungkapkan dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi. Dugaan awal menunjukkan sopir minibus dalam kondisi mengantuk atau hilang konsentrasi saat mengemudi.

“Sesampainya di TKP, di KM 616, mungkin pengemudinya mengantuk atau kurang konsentrasi istilahnya, akhirnya menabrak kendaraan truk yang berjalan di depannya,” ungkap Dodit.

Empat korban jiwa dilaporkan dalam musibah ini, dengan rincian satu orang meninggal di tempat dan tiga lainnya mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara itu, lima penumpang mengalami luka ringan dan satu orang menderita luka berat.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, panitia penyelenggara laga Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman menggelar prosesi mengheningkan cipta selama satu menit sebelum kick-off. Kedua tim juga mengenakan pita hitam pada laga sore hari yang berakhir imbang 2-2 tersebut.