Langsung ke konten
Senin, 26 Oktober 2026
Peristiwa

Penyebab Kebakaran KMP Batumandi di Merak Masih Diselidiki, Layanan Dialihkan ke Dermaga Express 2

KMP Batumandi dilaporkan terbakar saat memasuki alur penyeberangan menuju Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. (Sumber foto: Suara Surabaya)

JAKARTA — Pihak berwenang hingga kini masih mendalami penyebab pasti kebakaran yang menimpa KMP Batumandi di perairan dekat Pelabuhan Merak pada Selasa (20/10/2026). Untuk menjaga kelancaran operasional, layanan penyeberangan lintas Merak–Bakauheni sementara waktu dialihkan melalui Dermaga Express 2.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh prosedur penanganan darurat berjalan sesuai standar dengan memprioritaskan keselamatan pengguna jasa. Seluruh penumpang beserta awak kapal dilaporkan selamat dan berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian oleh tim gabungan.

“Terkait penyebab kebakaran, ASDP menyampaikan bahwa hal tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang,” ujar Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, dalam keterangan resminya, Rabu (21/10/2026).

Insiden bermula saat KMP Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak pada pukul 14.32 WIB. Ketika kapal melakukan olah gerak mendekati Dermaga VI di sekitar Pulau Merak Besar pada pukul 16.15 WIB, percikan api mendadak muncul dari bagian buritan di dek atas kendaraan kecil.

Petugas gabungan dari Basarnas, kepolisian, unsur pelabuhan, serta instansi terkait langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi. ASDP mengapresiasi kesiapsiagaan para petugas dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna jasa.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden kebakaran yang terjadi pada KMP Batumandi di Merak. Kami juga memohon maaf atas kejadian ini kepada para pengguna jasa serta pihak-pihak yang terdampak,” tutur Heru.

Untuk memastikan pelayanan tetap berjalan lancar, ASDP mengimbau para calon penumpang agar senantiasa mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengguna jasa yang membutuhkan informasi operasional terkini maupun perkembangan insiden dapat menghubungi Contact Center ASDP di nomor 191.

Heru menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga standar keamanan dan keselamatan armada di setiap jalur penyeberangan. ASDP berjanji terus mengawal proses penanganan bersama instansi berwenang hingga tuntas.

“Kami memastikan setiap langkah penanganan insiden dilakukan secara cermat, terukur, dan sesuai prosedur yang berlaku. Komitmen ini menjadi landasan kami dalam memberikan penanganan yang optimal,” kata Heru menegaskan.