Langsung ke konten
Selasa, 27 Oktober 2026
Peristiwa

Kecelakaan Rombongan Suporter PSS Sleman di Tol Madiun: Diduga Sopir Mengantuk, Minibus Ringsek Parah

Sebuah minibus terlibat kecelakaan dengan truk di KM 616 Tol Madiun arah Surabaya, Minggu (18/10/2026). (Sumber foto: Dok. Agus via Suara Surabaya)

MADIUN — Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil HiAce yang membawa rombongan suporter PSS Sleman dan truk bermuatan kelapa terjadi di KM 616 Tol Madiun arah Surabaya pada Minggu (18/10/2026) pagi. Insiden ini diduga terjadi akibat pengemudi minibus yang mengantuk saat berkendara.

Petugas kepolisian menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 08.10 WIB. Rombongan suporter itu diketahui sedang bergerak dari Yogyakarta menuju Surabaya untuk mendukung tim kesayangannya berlaga melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Kanit PJR Jatim VI Ngawi, AKP Dodit Prasetyo, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika mobil HiAce mendadak menabrak bagian belakang truk yang sedang berjalan pelan di lajur kiri. Petugas masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Sesampainya di TKP, di KM 616, mungkin pengemudinya mengantuk atau kurang konsentrasi istilahnya, akhirnya menabrak kendaraan truk yang berjalan di depannya,” kata Dodit, Minggu siang.

Kerasnya benturan membuat bagian depan sisi kiri mobil HiAce mengalami kerusakan yang cukup parah hingga ringsek. Sementara itu, truk bermuatan kelapa yang ditabrak pengemudi HiAce mengalami kerusakan di bagian pojok belakang.

“Untuk kendaraan HiAce, kondisinya ringsek di bagian depan sisi kiri. Untuk truk terimbas di pojok bagian belakang,” ujar Dodit menambahkan.

Kabar duka ini langsung direspons oleh Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persebaya Surabaya. Pihaknya menyatakan tengah berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan data pasti kendaraan serta suporter yang terlibat insiden tersebut.

Sebagai bentuk rasa simpati dan penghormatan atas musibah ini, panpel menyiapkan penanganan khusus sebelum laga dimulai. Kedua tim dijadwalkan mengenakan pita hitam dan menggelar prosesi mengheningkan cipta selama satu menit di lapangan.

Ketua Panpel Persebaya Surabaya, Ram Surahman, turut menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh pendukung yang saat ini tengah melakukan perjalanan menuju stadion. Ia mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya.

“Kami mengimbau para suporter yang menuju Stadion GBT agar mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan,” tutur Ram.