Malaka – Kaur Tatapem Desa Fafoe Kecamatan Malaka Barat NTT, Yulius Bria mendapingi 8 KK warganya yang terdampak covid-19 hari ini  menerima dana BLT Bansos sebesar Rp.600.000/KK tahap awal di Kantor Pos Malaka Barat, Jumat (8/5)

Pencairan dana BLT tahab I sebanyak 8 KK dari warga desa Fafoe sudah bisa di cairkan hari ini. Sedangkan untuk 31 KK lagi yang sudah diusulkan melalui dana Bansos BLT ke Dinas Sosial Kabupaten Malaka masih menunggu informasi selanjutnya.

Kaur Tatapem Desa Fafoe, Yulius Bria menjelaskan pada media deliknews, bahwa di  wilayah desa Fafoe terdapat 531 KK dan Penerima PKH ada 167 KK. Sedangkan 39 nama KK sudah diusulkan ke Dinas Sosial Kabupaten Malaka. Hari ini terbukti sudah keluar nama-nama dari 8 KK yang yang terdampak pandemi covid19 menerima dana BLT.

“Calon penerima Bantuan Langsung Tunai dari pagu Dana Desa Rp.1.367.824.000 dari prosentasi 35% ketemunya Rp.478.738.400 untuk 265 KK calon penerima BLT covid-19 Rp.600.000/KK x 3 bulan. Setiap KK yang menerima BLT sebesar Rp.1.800.000 /KK” ujar Yulius Bria.

Untuk pendataan nama warga calon penerima BLT covid-19 itu, sudah diperbarui oleh pihak petugas gugus relawan penangan pandemi corona covid-19 Desa Fafoe. Dari 265 KK didata petugas relawan telah dikurangi dari PNS, TNI- Polri, pensiunan, tenaga kontrak dan pengusaha, pungkasnya.

Salah satu warga dusun Sukabilaran desa Fofoe, Maria Angela Hoar saat di temui deliknews setelah mengambil bantuan BLT di kantor pos. “Saya sebagai masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana Bansos senilai Rp.600.000 untuk bulan pertama. Uang ini sudah bisa mengatasi kebutuhan keluarga disaat kondisi pandemi covid-19″ ujar Maria Angela Hoar dengan tersenyum kecil sambil menunjukkan uangnya.

Saya ucapkan terima kasih kepada bapak Presiden sudah membantu warga yang kurang mampu di saat masa sulit sekarang ini, pungkasnya.(Dami Atok/jat)