MADIUN,deliknews.com – Berdasarkan pada buku petunjuk teknis pelaksanaan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP ) Kodam V/ Brawijaya ,daya listrik yang harus tersedia untuk satu unit Koperasi adalah 16.500 VA.
Tetapi fakta di lapangan , beberapa Koperasi daya listrik yang disiapkan tidak sesuai Juknis standart KDMP yang hanya 5500 VA. Temuan mengejutkan itu didapat pada penyambungan daya listrik pada pembangunan sejumlah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Madiun, Jawa Timur.
Dimyati Dahlan, aktivis anti korupsi Madiun Raya menyebut pada pembangunan 8 KDMP di Kabupaten Madiun, penyambungan daya listriknya jauh di bawah ketentuan yang ditetapkan.
Pembangunan KDMP yang sambungan daya listriknya hanya berkisar sepertiga dari ketentuan tersebut diantaranya terjadi di KDMP Pagotan, Karangrejo, Ketawang, Jatirogo, Gender, Mlaten, Slambur dan Banjarsari Kulon.

Menurut Dimyati, sesuai dengan buku petunjuk teknis pelaksanaan pembangunan KDKMP Kodam V/ Brawijaya, sambung daya listrik PLN seharusnya 16.500 VA. Namun faktanya, pada pelaksanaanya sambung daya listriknya hanya 5.500 VA.
“Ini fatal. Masa proyek strategis nasional berani dimainkan. Bayangkan, dari buku juknis ini, harusnya 16.500. Tapi hanya disambungkan 5.500, terlalulah bermainnya,” ujar Dimyati, Senin (12/1/2026).
Tidak hanya mengacu pada data, Dimyati memperkuat pernyataannya dengan fakta dilapangan.
“Nanti kalau tidak kami ingatkan sekarang, pastinya akan terbongkar lagi. Kan kasihan masyarakat. Harusnya segera bisa dimanfaatkan jadi molor lagi,” jelasnya.
Dimyati mengaku tidak tahu apa motif dibalik pengurangan daya listrik di sejumlah KDMP tersebut.
“Saya tidak tahu motifnya, itu bukan ranah saya. Apakah keuntungan atau sabotase penggagalan program Presiden agar terlihat tidak bagus, saya tidak tahu. Saya hanya mengingatkan,” tambahnya.
Atas dasar itu, sebagai warga negara yang cinta tanah air, pihaknya mengajak semua pihak untuk serius mensukseskan program Presiden Prabowo Subianto ini. Karena nantinya KDMP ini akan membawa manfaat yang baik untuk masyarakat jika sejak awal dibangun dengan benar, baik fisik, niat, semangat serta usahanya. (TIM)
