Oleh: Robertus Bria Seran, S.Pt
Tidak semua cerita bisa ditutup dengan mudah.
Ada bagian dari perjalanan ini…
yang setiap kali diingat, selalu meninggalkan sunyi yang dalam.
Tentang kehilangan.
Setelah semua perjalanan panjang itu, dari menulis tangan di malam hari, menembus hutan Wemer, hingga membangun media dari nol, hidup perlahan membawa kami ke arah masing-masing.
Waktu membuat pertemuan tidak lagi sesering dulu.
Kesibukan, jarak, dan jalan hidup… menjadi batas yang tak terlihat.
Namun satu hal yang tidak pernah berubah, kenangan tentang PIT SERAN.
Saya masih bisa melihatnya seperti dulu. Duduk sederhana, berbicara apa adanya, tapi selalu punya keberanian yang tidak banyak dimiliki orang.
Ia tidak pernah terlihat ingin menjadi besar. Tidak pernah mengejar pujian. Namun justru dari kesederhanaannya… lahir sesuatu yang besar. Keberanian, Kejujuran dan Ketulusan.
Hari ini, ketika kabar itu benar-benar datang, bahwa PIT SERAN telah pergi, ada ruang kosong yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.
Bukan hanya kehilangan seorang wartawan. Bukan hanya kehilangan seorang sahabat.
Tapi kehilangan seseorang…
yang pernah berjalan bersama dalam satu perjuangan.
Seseorang yang pernah berbagi jalan gelap, berbagi risiko, dan berbagi keyakinan bahwa kebenaran harus tetap ditulis.
Kini, langkah itu memang telah berhenti.Namun jejaknya tidak akan pernah hilang.
Ia hidup…
dalam setiap kenangan,
dalam setiap cerita yang pernah kami tulis, dan dalam setiap keberanian yang ia tinggalkan.
Saya percaya, orang seperti PIT SERAN tidak benar-benar pergi.
Ia hanya berpindah…
dari dunia yang kita lihat,
ke tempat di mana segala perjuangan menemukan arti yang sebenarnya.
Terima kasih, OM PIT…
untuk setiap langkah yang pernah kita lewati bersama.
Untuk malam-malam panjang yang penuh cerita.
Untuk keberanian yang kau ajarkan tanpa banyak kata.
Namamu mungkin kini hanya tinggal kenangan, tapi nilaimu akan terus hidup.
Dan bagi saya, kamu tidak pernah benar-benar pergi.
Kamu tetap ada… dalam setiap tulisan, dalam setiap ingatan,
dan dalam hati yang tidak akan pernah lupa. Selamat jalan, OM PIT. ***
