JAKARTA — Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menegaskan bahwa sejumlah program strategis Presiden Prabowo Subianto dirancang untuk jangka panjang. Manfaat dari program-program besar tersebut bahkan diprediksi baru bisa dirasakan sepenuhnya hingga pemerintahan 10 tahun mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan Agus saat menghadiri peluncuran fasilitas rumah dinas ASN Kemenimipas di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Ia mengingatkan masyarakat dan jajarannya untuk memiliki kesabaran karena hasil dari sebuah program besar tidak dapat dinikmati secara instan.
“Memang kadang-kadang kita ini nggak sabaran. Kalau pekerjaan yang kita kerjakan di pemasyarakatan dari mulai gudang, tanam, kemudian kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, memang nggak bisa dinikmati sekarang,” ujar Agus dalam sambutannya, Selasa (19/5/2026).
Agus mengabaikan asumsi bahwa program pemerintah bisa langsung membuahkan hasil dalam sekejap. Ia mencontohkan bagaimana sebuah usaha memerlukan proses dan waktu pengerjaan yang matang sebelum akhirnya bisa menghasilkan keuntungan yang nyata.
Dalam kesempatan itu, Agus juga sempat berdialog dengan salah satu jajarannya untuk memperkuat argumennya mengenai pentingnya melihat progres pembangunan.
“Kalau ditanya Pak Machmud, investor itu kira-kira udah ada untungnya belum? Belum? Nah. Tapi progresnya kelihatan. Artinya, untuk kita yang lingkup kecil ini yang harus kita sama-sama kita sadari. Harap bersabar gitu ya,” tambahnya.
Mantan Wakapolri ini kemudian memuji keberanian program Prabowo yang menyentuh langsung masyarakat bawah, seperti sekolah rakyat gratis hingga pembangunan 5.000 lebih kampung nelayan. Meski lokasinya saling berjauhan, ia optimistis progres pembangunan fisik tersebut lambat laun akan mulai terlihat jelas.
Agus bahkan mengutip pernyataan langsung dari Presiden Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur baru-baru ini. Kepala Negara menyadari bahwa hasil kerja keras pemerintah saat ini kemungkinan besar baru dipetik oleh generasi atau pemerintahan berikutnya.
“Beliau sampaikan mungkin nanti yang akan menikmati adalah pemerintahan 10 tahun mendatang. Delapan setengah tahun mendatang ya, karena udah berjalan 1 setengah tahun,” ucap Agus.
Menutup arahannya, Agus menegaskan sebuah usaha legal yang sehat mustahil memberikan keuntungan instan secara mendadak. Ia berseloroh bahwa hanya bisnis ilegal yang bisa kaya dalam semalam, namun memiliki konsekuensi hukum yang sangat fatal.
“Usaha nggak akan mungkin bisa langsung untung, kecuali jual narkoba. Tapi risikonya masuk penjara, salah-salah hukumannya mati, hukumannya seumur hidup,” tegasnya memungkasi sambutan.
