Asahan

Kamis, 2 Agustus 2018 - 20:15 WIB

10 bulan yang lalu

logo

GM Pekat IB Geruduk Kantor Dewan, Desak Copot Kepala SMK Negeri 2 Kisaran

Kisaran – Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Muda Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (GM PEKAT IB) Asahan demontrasi di depan kantor DPRD Asahan, Kamis (2/8).

Mereka minta Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kisaran dicopot dari jabatannya.

Pantaun wartawan di depan kantor DPRD Asahan di Jalinsum Kisaran, para pengunjukrasa mendesak agar Kepala SMKN 2 dinonaktifkan. Permintaan itu berawal dari dinonjobkannya secara sepihak 14 guru honorer.

Sopar Manurung (49) selaku guru honorer dalam orasinya mengatakan, ia sudah 18 tahun mengabdi sebagai tenaga honorer di SMK Negeri 2, tapi pengabdiannya sia-sia.

“Saya dinonjobkan tanpa ada surat pemberitahuan resmi dari pihak sekolah. Saya sudah berulang kali melaporkan sutuasi ini hingga ke Dinas Pendidikan Sumatera Utara. Namun belum mendapat jawaban yang dibutuhkan,” kata Sopar dan diamini 13 guru honorer yang hadir.

Senada dikatakan F Siregar selaku guru honorer yang mengabdi dari tahun 2006 lalu.

Tak lama massa melakukan aksi, Ketua DPRD Asahan H Benteng Panjaiatan mempersilahkan massa masuk kedalam ruangan rapat Komisi E melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Dalam RDP Benteng berjanji akan memanggil kepala SMKN 2 Kisaran untuk menyelesaikan massalah tuntutan guru honorer.

“Besok pagi langsung saya ke SMK 2 untuk mencari solusi rerkait tuntutan pendemo. Untuk langkah awal kita panggil secara resmi kepala SMKN 2 Kisaran, ” kata H Benteng.

Usai menyerap RDP, Ketua DPRD membubarkan diri bersama pendemo.

Pantauan wartawan pendemo memasang tenda di depan kantor DPRD sembari menggucapkan “Hidup calon Ketua DPRD Asahan yang mecalon Bupati Asahan,” teriak massa. (Jamal)

Artikel ini telah dibaca 89 kali

Baca Lainnya
loading…