Minggu, 25 Agustus 2019 - 07:08 WIB

Ilustasi

Ilustasi

Siswa Terpaksa Setor Uang, Kepala MTsN 5 Pasaman : UAMBN-BK Intruksi Kanwil

Pasaman, – Siswa MTsN 5 Pasaman Kecamatan Dua Koto terpaksa menyetor uang sebesar Rp500 ribu jika ingin ikut Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional – Berbasis Komputer (UAMBN-BK) di sekolah itu.

Dari keterangan salah seorang wali murid yang tidak ingin disebut namanya mengaku merasa terpaksa. “Uang itu telah diberikan pada Maret 2019 kemarin ke pihak sekolah,” katanya Jum’at (15/2/19), sebagaimana diberitakan beberapa waktu lalu.

Wali murid itu mengatakan, kalau uang itu tidak diberikan maka anaknya tidak bisa mengikuti UAMBN-BK.

Kepala MTsN 5 Pasaman Muhammad Yanto ketika dikonfirmasi mengatakan, “Yang melakukan hal ini bukan di MTsN 5 Pasaman saja. Kita kenapa bunyinya sampai Rp500 ribu. Satu – satunya yang tertinggal adalah MTsN 5. Karena waktu mendesak, tentu kebutuhan itu dicepatkan, volumenya sampai 500 terdengarnya”, ungkap Yanto melalui via telpon pada (16/2/19) lalu.

Kemudian Muhammad Yanto kembali dikonfirmasi pada Kamis (22/8/19) kemarin diruang kerjanya, mengatakan bahwa pelaksanaan UAMBN-BK merupakan Intruksi Kanwil Sumbar.

“Di Pasaman, seluruh Madrasah Negeri tingkat Sanawiah tahun 2018 yang tidak melaksanakan ujian berbasis komputer hanya MTsN 5 Pasaman. Ternyata mendekat ke hari H, dimulai persiapan simulasi, dan rapat di Lubuk Sikaping, bahwa intruksi Kanwil Provinsi Sumbar UAMBN harus BK (Berbasis Komputer), maka terpaksa hal ini saya sampaikan ke Komite,” ungkapnya.

BACA JUGA : Siswa MTSN 1 Pasaman Setor Uang Rp150rb, Kepala : Itu Sudah Persetujuan

Siswa MTsN 5 Pasaman Bayar Biaya Pemeriahan HUT RI ke-74

Masyarakat Pasaman Keluhkan Pelayanan BPJS Kesehatan

“Makanya dalam rapat mereka (orang tua siswa) masih berutang. Rapat diserahkan seutuhnya kepada wali murid. Bagaimana siklusnya mengenai komputer ini mungkin Komite lebih tahu bagaimana prosedurnya,” tutup Muhammad Yanto.

Sementara Kepala Kemenag Pasaman Dedi Wandra ketika dikonfirmasi apakah ujian BK diwajibkan atau bukan, ia mengatakan bukan intruksi Kemenag namun kemauan Komite.

Ia mengatakan, “kemarin yang tidak berbasis komputer rencana awal MTsN 5, satu-satunya di Pasaman. Ada dua altenatif, pertama kertas pensil dan kedua bergabung ke MAN 1,” kata Dedi Wandra.

“Singkat cerita, setelah dibicarakan, hari itu kalau tidak salah saya hadir rapat komite, saya membuka rapat dan memberikan pandangan aturan – aturan kepada Komite dan ini larang – larangan kepada sekolah, setelah itu saya pulang. Yang rapat hanya Komite. Ini bukan kemauan Madrasah. Komite sepakat, semua Komite bukan sekolah,” jelas Dedi.

Disampaikannya itu sifatnya sumbangan bukan pungutan dan jika peserta rapat hadir melebihi 75 persen itu sudah kesepakatan.

Kemudian Ketua Komite Iyep, mengatakan bahwa pembayaran untuk biaya komputer sudah menjadi kesepakatan komite dan telah dirapatkan.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 1918 kali

loading...
Baca Lainnya

Mewaspadai Aksi Kekerasan Jelang HUT OPM

Oleh : Sabby Kosay (Mahasiswa Papua tinggal di Yogyakarta) Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukanla nama...

12 November 2019, 06:25 WIB

Pimpinan AKD DPRD Nisel Perkenalkan Diri Di Bandara Silambo

Nias Selatan, Deliknews – Ketua DPRD Kabupaten Nias Selatan, Elisati Halawa, ST memperkenalkan para pimpinan...

11 November 2019, 18:43 WIB

DPRD Gelar Rapat Paripurna Tentang Nota Pengantar R- APBD Nisel 2020

Nias Selatan, Deliknews – DPRD Kabupaten Nias Selatan menggelar rapat paripurna tentang nota pengantar Ranperda...

11 November 2019, 16:30 WIB

Wartawan Deliknews Ikuti Pelatihan Jurnalisme Data 

Padang, – Wartawan Deliknews.com Darlinsah mengikuti pelatihan jurnalisme data untuk pengurangan risiko bencana di Amaris...

Trainer Data Visualization and Maping Trainer Utami Diah Kusumawati memberikan materi kepada peserta, Minggu (11/10).

10 November 2019, 14:33 WIB

Tokoh Pers Sumbar Ruhana Kuddus Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional

Deliknews.com, – Presiden Jokowi resmi memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada 6 tokoh Indonesia. Prosesi itu...

Ruhana Kuddus Wartawan Indonesia Peraih Pahlawan Nasional.

9 November 2019, 08:48 WIB

SMAN 1 Padang Gelugur Wujudkan Pendidikan Ramah Anak

Pasaman, – SMAN 1 Padang Gelugur Kabupaten Pasaman berbeda dengan sekolah lain, sekolah ini maksanakan...

8 November 2019, 21:04 WIB

loading...