Senin, 6 April 2020 - 14:45 WIB

Ilustrasi kekerasan terhadap anak. Sumber: Tempo.co

Ilustrasi kekerasan terhadap anak. Sumber: Tempo.co

Akhirnya Kadis PPKBP3A Pemkab Pasbar Buka Suara

Sumbar, – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat Anna Rahmadia akhirnya menjawab konfirmasi perihal kasus anak.

“Waalaikumsalam, pak. Karena ada beberapa kegiatan kami baru konfirmasi, terkait kasus ini kita sudah koordinasi dari DPPKBP3A┬ádengan pihak terkait langsung ke lokasi pada tanggal 13 maret 2020,” kata Anna Rahmadia menjawab konfirmasi via WA, Senin (6/4/20).

Baca berita terkait: Kadis PPKBP3A Pemkab Pasbar Cuek Terhadap Kasus Anak?

Di Sumbar, Anak Ini Banyak Terima Ancaman Hingga Putus Sekolah?

Disampaikan Anna Rahmadia, pihaknya bersama pihak kecamatan, babinkantibmas, nagari dan jorong serta tokoh masyarakat, koordinasi langsung ke sekolah, dan anak kondisi aman disekolah.

Kemudian ketika ditanya apakah DPPKBP3A Pemkab Pasbar telah meminta keterangan kepada anak bersangkutan. Ternyata sudah hampir satu bulan penuh, dari dari 13 Maret hingga April 2020 ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan Kabupaten Pasaman dimana tempat tinggal anak tersebut, untuk penanganan lanjutan.

Baca juga: Di Pasbar, Kepjor Ini Sebut Kesalahan Bunga Mengarah ke Asusila

Ibu Kos Tegaskan Bunga Tidak Berbuat Asusila

Ditanya lagi soal anak merasa tercemar nama baiknya, tertekan dan tidak percaya diri, bagaimana tindakan atau pendampingan yang diberikan DPPKBP3A Pemkab Pasbar. Pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan sekolah untuk menyampaikan perihal kasus itu, supaya tetap tenang dan tidak menimbulkan pandangan negatif terhadap anak disekolah.

Namun soal bagaimana perkembangan laporan anak itu di Unit PPA Polres Pasaman Barat, Kadis ini enggan menjawab. Ia menyampaikan pendampingan DPPKBP3A dengan Unit KPPA bekerjasama dengan baik.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 453 kali

loading...
Baca Lainnya

SP Sumbawa Tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan Mendukung Pengesahan RUU PKS

Sumbawa – Solidaritas Perempuan (SP), Kabupaten Sumbawa NTB dengan tegas menolak RUU Omnibus Law cipta...

14 Juli 2020, 18:39 WIB

Thalib: Sejauh ini Saya Masih Setda

Gayo Lues-Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Gayo Lues, Thalib, membantah terkait isu yang selama ini beredar...

14 Juli 2020, 14:22 WIB

Inspektorat Malaka Periksa Kades Naas Terkait Laporan Dugaan Penyelewengan Dana Desa Dari Masyarakat

Malaka – Warga masyarakat Desa Naas, Kecamatan Malaka Barat melaporkan dugaan penyelewengan anggaran 2018-2019 oleh...

14 Juli 2020, 01:14 WIB

Pasca Ribut Pemilik Rumah Dengan Personil Satpol PP, Camat Teluk Dalam Lakukan Mediasi

Nias Selatan, Deliknews.com – Pasca ribut antara personil Satpol PP Kabupaten Nias Selatan dengan salah...

13 Juli 2020, 21:11 WIB

Kejari Pasaman Ajak Media Laporkan Temuan Kegiatan Fiktif

Pasaman, – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman, Fitri Zulfahmi, S.H, M.H, mengajak awak media untuk...

 Fitri Zulfahmi, S.H, M.H mantan kepala Kejaksaan Negeri Nunukan, kini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman. (Sumber foto: Niaga.asia)

13 Juli 2020, 17:02 WIB

Jembatan Bailey Desa Lesten Roboh Diterjang Hujan Deras

Pada Minggu 12 Juli 2020 sekira pukul 02.00 WIB Desa Lesten, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo...

12 Juli 2020, 19:01 WIB

loading...