Senin, 6 April 2020 - 13:27 WIB

Ilustrasi kekerasan terhadap anak. Sumber: Tempo.co

Ilustrasi kekerasan terhadap anak. Sumber: Tempo.co

Kadis PPKBP3A Pemkab Pasbar Cuek Terhadap Kasus Anak?

Sumbar, – Seorang siswa sekolah tingkat SLTA di Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat merasa terancam putus sekolah, jiwa dan fisiknya, dan tercemar nama baiknya, setelah ia diduga dituduh berbuat kesalahan mengarah ke perbuatan asusila dengan seorang pria (S) yang termasuk teman sekolahnya pada Februari 2020 lalu.

Memperjelas bagaimana tindakan Pemkab Pasaman Barat (Pasbar) menangani masalah tersebut, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Pemkab Pasbar Anna Rahmadia dikonfirmasi via WA kemarin (5/4/20) namun hingga berita ini ditayangkan belum ada tanggapan.

Baca berita terkait: Di Sumbar, Anak Ini Banyak Terima Ancaman Hingga Putus Sekolah?

Di Pasbar, Kepjor Ini Sebut Kesalahan Bunga Mengarah ke Asusila

Ibu Kos Tegaskan Bunga Tidak Berbuat Asusila

Sementara dicoba mengkonfirmasi Mori Kasi di DPPKBP3A Pemkab Pasbar menyebutkan kasus itu sudah ditindak lanjuti sesuai SOP.

“Kasus ini sudah kami tindak lanjuti sesuai SOP DPPKBP3A,” ujar Kasi panggilan akrab Mori.

Namun ketika ditanya sejauh mana tindakan yang dilakukan itu, Mori belum ada memberikan tanggapan.

Perihal permasalahan anak ini, jauh sebelumnya pada 11 Maret 2020 lalu, telah dikonfirmasi juga Kepala Dinas DPPKBP3A Pemkab Pasbar Anna Rahmadia. Ia sampaikan akan segera menelusurinya.

Baca juga: Jendral Urang Awak Fakhrizal Bagikan Puluhan Ribu Masker di Sumbar

Wako Padang Sebut Lion Air Ambil Keuntungan dalam Kesempitan

Erick Thohir Diminta Perintahkan Dirut PLN Turun Tangan Soal SUTET di Sumbar

“Terimakasih atas informasi nya, akan kami telusuri segera,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Deliknews.com belum ada menerima informasi resmi bagaimana tindakan yang telah dilakukan Pemkab Pasbar dalam penanganan kasus anak itu.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 407 kali

loading...
Baca Lainnya

SP Sumbawa Tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan Mendukung Pengesahan RUU PKS

Sumbawa – Solidaritas Perempuan (SP), Kabupaten Sumbawa NTB dengan tegas menolak RUU Omnibus Law cipta...

14 Juli 2020, 18:39 WIB

Thalib: Sejauh ini Saya Masih Setda

Gayo Lues-Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Gayo Lues, Thalib, membantah terkait isu yang selama ini beredar...

14 Juli 2020, 14:22 WIB

Inspektorat Malaka Periksa Kades Naas Terkait Laporan Dugaan Penyelewengan Dana Desa Dari Masyarakat

Malaka – Warga masyarakat Desa Naas, Kecamatan Malaka Barat melaporkan dugaan penyelewengan anggaran 2018-2019 oleh...

14 Juli 2020, 01:14 WIB

Pasca Ribut Pemilik Rumah Dengan Personil Satpol PP, Camat Teluk Dalam Lakukan Mediasi

Nias Selatan, Deliknews.com – Pasca ribut antara personil Satpol PP Kabupaten Nias Selatan dengan salah...

13 Juli 2020, 21:11 WIB

Kejari Pasaman Ajak Media Laporkan Temuan Kegiatan Fiktif

Pasaman, – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman, Fitri Zulfahmi, S.H, M.H, mengajak awak media untuk...

 Fitri Zulfahmi, S.H, M.H mantan kepala Kejaksaan Negeri Nunukan, kini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman. (Sumber foto: Niaga.asia)

13 Juli 2020, 17:02 WIB

Jembatan Bailey Desa Lesten Roboh Diterjang Hujan Deras

Pada Minggu 12 Juli 2020 sekira pukul 02.00 WIB Desa Lesten, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo...

12 Juli 2020, 19:01 WIB

loading...