Minggu, 31 Mei 2020 - 09:07 WIB

Ilustrasi (Foto: net)

Ilustrasi (Foto: net)

Gilimanuk Jebol, Gung De: Petugas Harusnya Malu Sama Pecalang

Denpasar – Diduga sejumlah warga pendatang dari zona merah tanpa membawa persyaratan dan warga pendatang lain tanpa di rapid test dikabarkan bisa lolos dari petugas di Pelabuhan Gilimanuk menjadi sorotan. Lemahnya pengawasan disinyalir dari Gugus Tugas Gabungan Penanggulangan Covid 19 disebut-sebut jadi pemicu jebolnya pintu masuk Bali bagian barat. 

Menurut AA Gede Agung Aryawan, S.T mengatakan, pemerintah harusnya lebih tegas dan ketat. Terutama pejabat bertugas di Kabupaten Jembrana harus punya rasa malu dengan pecalang. Menurut Kelian Sakah Pemogan ini, pecalang sudah ngayah 3 bulan lebih dari sebelum Nyepi melawan penyebaran virus covid-19. Dikatakan hasilnya terbukti mendapat apresiasi dari presiden Joko Widodo sebagai penanganan terbaik se Indonesia.

“Apa tidak ada rasa empati terhadap rekan-rekan pecalang yang selama ini mendukung pekerjaan pemerintah ? Meski pelabuhan Gilimanuk bukan menjadi otoritas penuh dari kabupaten Jembrana, harusnya bisa memikul kepercayaan diberikan seluruh masyarakat Bali sebagai punya wilayah terdekat,”

“Bayangkan pendatang bisa lolos tanpa bawa persyaratan. Tanpa rapid test. Bahkan tanpa kartu identitas. Ini jelas-jelas kekonyolan nyata. Malu dong sama pecalang, kerja pecalang jadi sia-sia,” terang Kelian Adat Banjar Sakah, Pemogan, A.A. Gede Agung Aryawan akrab disapa Gung De, Sabtu (30/5)

Gung De juga menyoroti perbedaan mencolok antara petugas penjaga pintu masuk Bali yang ditunjang fasilitas lengkap. Dibandingkan dengan semeton pecalang yang tidak digaji. Menurut Gung De tidak ada istilah Gilimanuk bocor bila petugas menjalani ‘swadharmaning negara’ alias punya integritas.

“Nangkap ikan keluar dari satu lubang kok tidak bisa ? Mental oknum-oknum seperti ini yang patut dipertanyakan. Tidak adakah rasa sayang mereka untuk Bali ?” tanyanya.

Bila petugas tidak sanggup, Gung De menyarankan pemerintah secara terbuka minta tolong kepada pecalang yang telah berulang kali membuktikan rasa tindih dan bakti kepada tanah Bali. “Aparat harus meniru semeton pecalang ! Dengan segala keterbatasan mereka mengabdi tulus demi tanah kelahiran,” terangnya.

Senada dikata Gung De, Ketua Pecalang Bali atau Manggala Agung Pasikian Pecalang Bali, I Made Mudra mengungkap, bagaimana Satgas Gotong Royong Desa Adat tulus ‘ngayah’ lantaran begitu cinta sama Bali. Harusnya sebagai petugas memiliki pendidikan lebih tinggi bisa menghargai.

“Saya kemarin saat ada isu beredar di media sosial sampai dihubungi Pelaksana Satgas Provinsi Bali diajak mengecek langsung ke Gilimanuk. Begitu juga kami Pecalang akan dilibatkan ikut turun langsung ke Banyuwangi untuk membantu tugas-tugas Satgas Provinsi, yang dikomandani Kasat Pol PP Provinsi Bali,”

“Bahkan Satgas Provinsi sempat berpesan, agar kami memberitahu masyarakat, sama-sama ikut memantau. Jika ada ditemukan oknum nakal di Gilimanuk langsung disuruh untuk divideokan.  Jangan takut demi Bali,” tegas Mudra. 

Artikel ini telah dibaca 590 kali

loading...
Baca Lainnya

Polsek Sikakap Tekan Kekerasan Terhadap Anak

Kepulauan Mentawai, – Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, SH bersama jajaran terus bersinergi dalam mewujudkan...

5 Juli 2020, 21:00 WIB

Satlantas Polres Pasaman Buka Call Center Pengaduan Penerbitan SIM

Pasaman, – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasaman secara resmi telah membuka Call Center pengaduan...

5 Juli 2020, 20:30 WIB

Jual ‘Canang’ ! Wanita Dianiaya Bos Villa Kubu Dituduh Gelapkan Rp 7,1 M

Denpasar – Dikatakan telah dilaporkan menggelapkan uang perusahaan mencapai Rp 7,1 miliar dalam pemberitaan, seorang...

Made Widyastuti Pramesti saat membuat canang. (Deliknews.com)

4 Juli 2020, 21:09 WIB

Ormas Islam dan LKAAM Pasaman Tolak RUU HIP

Pasaman, – Pimpinan Ormas lslam dan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Pasaman Provinsi...

 Pimpinan Ormas Islam dan LKAAM Pasaman sampaikan pernyataan penolakan terhadap RUU HIP di halaman Masjid Raya Pauh, Lubuk Sikaping, Jum'at 3 Juli 2020.

4 Juli 2020, 20:00 WIB

Sembako PDAM Badung untuk Warga Terdampak Banjir Akhirnya Terealisasi

Denpasar – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mangutama, Kabupaten Badung (PDAM Badung) akhirnya merealisasikan bantuan...

Penyerahan bantuan paket sembako PDAM Badung untuk warga. (Deliknews.com)

4 Juli 2020, 08:16 WIB

Ketua DPRD Nisel : 1 Bendera Dibakar, Sejuta Bendera Berkibar

Nias Selatan, Deliknews.com – Insiden Pembakaran bendera PDI Perjuangan beberapa waktu lalu, 1 (satu) bendera...

3 Juli 2020, 19:00 WIB

loading...