Senin, 1 Juni 2020 - 15:40 WIB

Banjir di Pemogan yang merendam pemukiman warga. (Foto: deliknews.com)

Banjir di Pemogan yang merendam pemukiman warga. (Foto: deliknews.com)

Di Balik Banjir Pemogan ! PDAM Badung Untung Warga Buntung

Denpasar – Semalam, ketika hujan datang tidak terhindarkan wilayah Desa Pemogan Denpasar Selatan terendam banjir. Berapa ruas jalan dan pekarangan warga terpantau sampai siang masih digenangi air setinggi 1 meter pada Senin (1/6)

Menurut Kelian Sakah Pemogan A.A. Gede Agung Aryawan mengungkap, bahwa banjir seperti ini sudah sering kali terjadi. Menurutnya, banjir terjadi dipicu adanya muara Waduk Nusa Dua airnya dipakai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Badung. Dimana, pintu air dan beton dudukan saringan terlalu tinggi dari muka air.

“Sehingga terjadi beda elevasi muka air di hilir dan hulu selisih sekira 70 cm. Dikatakan mengakibatkan air meluap ke pemukiman warga Pemogan lantaran dekat dengan Waduk Muara Nusa Dua,” terang Kelian Sakah Pemogan akrab disapa Gung De.

Dijelaskan Gung De bahwa kondisi seperti sekarang ini pernah terjadi juga sekitar tahun 1993. Saat itu pintu air tidak bisa dibuka. Ribuan rumah warga kala itu tenggelam. Dikatakan pintu saringan air dijelaskan terpaksa di bongkar warga.

“Banjir pada zaman itu memantik kemarahan warga akhirnya merusak fasilitas yang ada di lokasi. Kejadian lama itu mestinya dijadikan pembelajaran saat ini, sehingga proyek Muara Waduk ini benar-benar bisa berfungsi maksimal tanpa merugikan masyarakat sekitar,” pungkas Gung De.

Kelian Banjar Sakah ini berharap agar pemerintah memberikan respon cepat sehingga tidak memicu kemarahan dan polemik warga. Dikatakan, bahwa warga mengeluhkan keberadaan Muara Waduk Nusa Dua hanya dinikmati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui PDAM. Selama ini airnya dipakai untuk konsumsi masyarakat dan operasional hotel-hotel di wilayah Badung Selatan.

“Masyarakat Pemogan khususnya tidak mendapatkan manfaat positif apa-apa. Hanya mendapatkan dampak negatif, yakni langganan banjir,” keluh Gung De usai mendatangi PDAM Badung dan Muara Waduk Nusa Dua.

Seharusnya Pemerintah Badung dengan kepemimpinan bupatinya yang dikenal super ‘bares’ ke seluruh pelosok Bali, mestinya ikut kontribusi pada lingkungan sekitar PDAM Badung yang mereka manfaatkan airnya.

Namun disayangkan, hingga saat ini belum ada kepedulian Pemkab Badung kepada masyarakat sekitar Waduk, khususnya daerah Desa Pemogan.

“Pemanfaatan air itu sudah menghasilkan PAD banyak, tapi tidak pernah berkontribusi pada warga Pemogan yang terdampak. Entah untuk apa CSR-CSR yang nilainya miliaran rupiah itu? Wilayah kami langganan banjir, masyarakat dirugikan, tapi air bersih yang diolah bukan untuk masyarakat di sini,” ujar Gung De.

Lebih lanjut dikatakan, Pemerintah Kota Denpasar juga tidak serius memperhatikan Desa Pemogan, padahal kontribusi banyak untuk fasilitas umum penunjang pariwisata Denpasar, termasuk Bali.

Coba lihat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Denpasar Sewerage Development Project (DSDP) dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) terbesar di Bali, ada juga di pemogan.

“Namun fasilitas umum kurang diperhatikan seperti sekolah Negeri tingkat SMP dan SMA tidak ada alias NOL” ungkapnya.

Keadaan senada juga disampaikan Kadus Kajeng I Wayan Sugitha, penyebab terjadinya banjir karena adanya saringan air yang berada ditengah waduk.

“Saringan itu berfungsi menyaring sampah yang terbawa air, karena debit air besar dan banyak sampah jadi air tidak bisa melewati saringan air,” ujar Sugitha.

Artikel ini telah dibaca 388 kali

loading...
Baca Lainnya

Maksimalkan Kinerja Tim Tindak PPKM, Polresta Tangerang Terima Hibah 10 Motor

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten menerima hibah sepeda motor merek Kawasaki KLX 150...

18 Januari 2021, 21:29 WIB

Tahun 2020 PN Denpasar Tangani 2468 Kasus

Denpasar – Sepanjang tahun 2020, perkara ditangani Pengadilan Negeri (PN) Denpasar mencapai 2468 kasus. Terdiri...

Humas PN Denpasar, I Made Pasek SH., MH.

18 Januari 2021, 20:25 WIB

API Bartim Lakukan Penggalangan Donasi Untuk Korban Bencana Banjir di Kalsel

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Barito Timur melakukan...

18 Januari 2021, 18:46 WIB

Langgar Prokes, Polsek Balaraja Bubarkan Lomba Kicau Burung, 4 Orang Diamankan

TANGERANG – Jajaran Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten membubarkan lomba kicau burung yang diselenggarakan...

18 Januari 2021, 18:00 WIB

Kapolsek Kresek Dampingi Kapolresta Tangerang Kunjungi Kediaman Ketua FKUB

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengunjungi kediaman KH. Maski, ketua Forum...

18 Januari 2021, 15:23 WIB

Polsek Balaraja dan Muspika Laksanakan Operasi Yustisi, Sosialisasikan PPKM

TANGERANG – Jajaran Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten bersama unsur Koramil 05 Balaraja dan...

18 Januari 2021, 15:16 WIB

loading...