Kamis, 11 Juni 2020 - 15:02 WIB

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Badung I Gusti Agung Made Wardika S.E, Msi. (Foto: deliknews.com)

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Badung I Gusti Agung Made Wardika S.E, Msi. (Foto: deliknews.com)

Ini Langkah Dewan Badung Menuju New Normal

Badung – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung telah menyiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan Covid-19. Keadaan ini diungkap Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Badung I Gusti Agung Made Wardika S.E, Msi, bahwa kesiapan DPRD Badung dalam menuju New Normal sudah memenuhi ketentuan protokol diamanatkan pemerintah.

“Kami di Sekretariat DPRD dari segi sarana dan prasarana sudah menyiapkan di setiap lantai alat pencuci tangan portable, selain itu ada thermogun, begitu masuk kami ada 6 security untuk itu kami siapkan siapapun pagi begitu pegawai dan anggota dewan wajib hukumnya di thermogun,” ungkap Agung Wardika kepada awak media di ruang Sekwan DPRD di Puspem Badung, Kamis, (11/06/2020).

Keadaan ini diberlakukan sesuai surat edaran Bupati Badung tanggal 3 Juni 2020, sesuai tindak lanjut edaran pusat dan Provinsi Bali, di Kabupaten Badung menindaklanjuti Surat edaran nomor 256 tahun 2020 tentang sistem kerja pegawai di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Badung.

“Nah itu, surat itu ditujukan kepada seluruh perangkat daerah di Badung termasuk para Camat, Lurah Perbekel termasuk badan usaha,” ucapnya.

Agung Wardika menerangkan, selama dilakukan thermogun kepada pegawai dan anggota dewan, selama ini tidak ada laporan panas diatas 37 derajat sekian. Yang artinya sudah lolos dan juga di setiap ruangan terdapat hand sanitizer, sedangkan untuk desinfektan sudah dilakukan secara berkala.

Sebelumnya, begitu tanggal 5 Juni 2020 pegawai sudah mulai masuk kerja, pihaknya langsung melakukan pengecekan di setiap ruangan kerja di Gedung DPRD Badung. Selanjutnya dilakukannya evaluasi, setelah dilakukan evaluasi, kehadiran nantinya bersifat shift karena dibenarkan secara surat edaran.

“Kami di perangkat daerah menyiapkan ada piket, sehingga dari segi kerumunan tidak berkerumun lagi, sehingga seluruhnya hadir dan sesuai harapan jaga jarak itu satu setengah sampai 2 meter tempat duduknya,” terangnya.

Berkaitan dengan kinerja dewan, tidak harus diam dirumah tetapi tetap mengikuti protokol kesehatan. Sebelumnya memang 2 komisi sudah melaksanakan rapat kerja, dan akan ada kunjungan kerja untuk melaksanakan fungsi pengawasan. Selaku fungsi pengawasan, dewan sifatnya  turun kelapangan.

“Ya ada pembagian tugas shift piket kerja, sekarang kan Dewan kunker salah atau kegiatan dewan, karena tidak bisa diterima di tempat lain, tetap kami upayakan Dewan berkinerja, nah kunjungan kerjanya dalam daerah dalam kabupaten dan kami fasilitas untuk itu,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 21552 kali

loading...
Baca Lainnya

RUU Cipta Kerja Mengatur Pengupahan Agar Pekerja Lebih Sejahtera

Oleh : Edi Jatmiko RUU Cipta Kerja merupakan salah satu terobosan untuk meringkas hiper regulasi....

27 September 2020, 09:27 WIB

Mempertanyakan Klaim Gatot Nurmantyo Tentang Kebangkitan PKI

Oleh : Zakaria Di tengah pandemi Covid-19, Mantan Panglima TNI Gatot Nurmatyo kembali ke publik...

27 September 2020, 00:28 WIB

Banyak Pihak Menikmati Manfaat Program PEN

Oleh : Rizal Ramadhanu Ada banyak strategi yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi dampak Covid-19 bagi...

26 September 2020, 22:15 WIB

Pemerintah Berupaya Maksimal Tangani Covid-19

Oleh : Made Raditya Pandemi corona memang belum berakhir namun pemerintah terus berjuang agar penyakt...

26 September 2020, 21:53 WIB

Otsus Jilid 2 Meningkatkan Prestasi Pemuda Papua

Oleh : Sabby Kosay Pemuda Papua adalah anak bangsa yang memiliki hak untuk mendapat pendidikan...

26 September 2020, 05:27 WIB

Mewaspadai Provokasi Isu PKI

Oleh : Angga Gumelar Isu PKI dan komunisme selalu jadi bahan serangan ke lawan politik...

25 September 2020, 21:06 WIB

loading...