Memalukan ! Izin Diduga Mati, PDAM Badung Tetap Komersilkan Air

Denpasar – Mengejutkan, fakta baru diungkap Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Panida terhadap Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangupura milik Kabupaten Badung.

Disebut-sebut perusahan PDAM yang memanfaatkan air Waduk Muara Nusa Dua ini disinyalir izin SIPPA-nya sudah mati alias ilegal dalam mengkomersilkan air baku dari tahun 2014.

Meski izin sudah mati dan belum melakukan perpanjangan, pihak PDAM terus memanfaatkan air Waduk Muara Nusa Dua. Sebagai perusahaan milik daerah dengan PAD tertinggi di Bali dan terkaya kedua di Indonesia ini tentu sangat memalukan.

Padahal dalam pengurusan izin seperti disampaikan pihak BWS hanya butuh waktu tidak lama jika persyaratan sudah lengkap, hal tersebut disampaikan oleh IGN Aryadi selaku Pejabat Pembuat Komitmen Pemanfaatan Sumber Daya Air (PPK PSDA) Satuan Kerja (Satker) BWS Direktorat Jenderal SDA Kementerian, di Renon Denpasar pada Jum’at (12/6).

“Memang izin SIPPA-nya sudah lama mati, dari tahun 2014 lalu, pihak PDAM masih ada kendala, untuk perpanjangan masih terkendala di izin lingkungan yang belum selesai sedangkan dokumen AMDAL dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah selesai, tinggal sekarang maju ke Dinas PTSP ( Perizinan Terpadu Satu Pintu) kemarin sudah saya jelaskan ke media,” ungkap Aryadi

Ditambahkan, untuk masalah pajak selama ijin PDAM mati, itu urusan atau wewenang pihak provinsi. Sementara dikonfirmasi terpisah, Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida ( BWS ). Airlangga Mardjono, ST, MT selaku Kepala BWS Bali Penida melalui percakapan pesan WhatsApp menuliskan, bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi. “Nanti kami akan melakukan pengecekan,” terangnya dalam pesan WhatsApp.

 

Video

Comment