Senin, 22 Juni 2020 - 18:30 WIB

Kajari Badung, Hari Wibowo, SH., MH. (Foto: deliknews.com)

Kajari Badung, Hari Wibowo, SH., MH. (Foto: deliknews.com)

Kasus Korupsi LPD Kekeran, Penetapan Tersangka Tunggu Hasil Pemeriksaan Kerugian

Badung – Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung telah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya tindak pidana korupsi yang terjadi pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kekeran, Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

Kepala Kejari (Kajari) Badung, Hari Wibowo, SH., MH., mengatakan pihaknya terus melakukan pemeriksaan guna mengumpulkan alat bukti dengan meminta keterangan berbagai pihak, sambil menunggu proses penghitungan nilai kerugian keuangan Negara secara real dari ahli.

Dari hasil perhitungan tersebut baru kemudian akan ditetapkan siapa saja yang akan menjadi tersangka dalam dugaan perkara dimaksud.

“Kejaksaan Negeri Badung sejak tanggal 15 Juni 2020 telah melakukan Penyidikan terhadap laporan masyarakat mengenai dugaan tindak pidana korupsi pada LPD Desa Adat Kekeran Desa Angantaka Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung,” ungkap Kajari Badung Hari Wibowo, dalam rilisnya, Senin (22/6).

Kasus korupsi ini, terangnya lebih lanjut,  bermula dari Laporan Pertanggung Jawaban LPD Periode 01 Januari 2016 sampai dengan 31 Mei 2017, ditemukan adanya ketekoran Kas yang bersumber dari Tabungan, Deposito dan Kredit.

“Hasil penghitungan awal yang dilakukan oleh Auditor dari Kantor Akuntan Publik ditemukan adanya kerugian sejumlah lebih kurang Rp. 5.270.486.402,- (lima milyar dua ratus tujuh puluh juta empat ratus delapan puluh enam ribu empat ratus dua rupiah),” terangnya.

“Sampai dengan saat ini pihak Kejaksaan Negeri Badung telah meminta keterangan saksi-saksi sejumlah lebih kurang 40 (empat puluh orang) diantaranya dari Nasabah LPD, Prajuru Desa Adat maupun Pengurus LPD,” imbuhnya.

Proses pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti oleh Kejari Badung dalam kasus ini sendiri dilakukan dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protokol pencegahan penyebaran wabah virus Corona (Covid-19) yakni salah satunya dengan pola Physical Distancing atau jaga jarak aman.

 

Artikel ini telah dibaca 178 kali

loading...
Baca Lainnya

Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat, Kapolres Kembali Tinjau Kesiapan RSUDMAK

Gayo Lues-Menindak lanjuti Instruksi Kapolda Aceh untuk melihat kondisi  RS dalam penanganan Pasien Covid-19 dan...

28 September 2020, 23:07 WIB

Kapolresta Tangerang Bagikan 1000 Madu untuk Anggota Polres dan Polsek Jajaran

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi membagikan 1000 botol madu kepada...

28 September 2020, 21:23 WIB

Diduga Manipulasi Anggaran Mamin, Program 1000 hafizd Gayo Lues Terancam Gagal

Jakarta – mencuatnya dugaan manipulasi anggaran untuk makan minum 1000 santri kabupaten Gayo Lues selama...

28 September 2020, 20:54 WIB

Sertifikat Ganda Lahan Diklaim BPD Bali, Ini Penjelasan BPN Denpasar

Denpasar – Sengketa lahan sertifikat ganda yang berbuntut penguasaan lahan seluas 3,85 are dilakukan Bank...

Ruang Penyimpanan Warkah BPN Denpasar.

28 September 2020, 20:24 WIB

Operasi Yustisi, Puluhan Masyarakat Tidak Bermasker Disanksi Polsek Balaraja

TANGERANG – Upaya pendisiplinan masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan terkait COVID-19 gencar dilakukan jajaran Polsek...

27 September 2020, 20:33 WIB

Cerita Polsek Balaraja Sanksi 33 Pengendara Tidak Kenakan Masker

TANGERANG – Jajaran Polsek Balaraja Polres Kota Tangerang Polda Banten gencar melaksanakan kegiatan pendisiplinan masyarakat...

27 September 2020, 20:28 WIB

loading...