SURABAYA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data prakiraan cuaca wilayah Jawa Timur untuk periode 29 Oktober hingga 7 November. Sejumlah kabupaten dan kota diprediksi mengalami dinamika cuaca beragam, mulai dari hujan ringan, kondisi berawan, hingga fenomena udara kabur.
Pada Kamis (29/10), potensi hujan ringan mengguyur sejumlah daerah seperti Kota Surabaya, Kota Kediri, Kota Blitar, Banyuwangi, Lamongan, hingga Pamekasan. Sementara itu, cuaca terik menyelimuti daerah Sidoarjo, Situbondo, dan Kota Mojokerto dengan suhu maksimum mencapai 35 °C.
Masyarakat mengimbau penyesuaian aktivitas luar ruangan mengingat adanya potensi perubahan cuaca mendadak pada masa transisi ini. Variasi kelembapan udara yang cukup tinggi memicu potensi hujan lokal berkepanjangan serta penurunan jarak pandang di beberapa wilayah.
Ringkasan Prediksi Cuaca Jatim (29 Okt – 7 Nov)
| Wilayah | Dominasi Cuaca Utama | Rentang Suhu (°C) | Kelembapan (%) |
|---|---|---|---|
| Kota Surabaya | Hujan Ringan \rightarrow Cerah Berawan | 25 – 35 | 42 – 96 |
| Kota Batu | Udara Kabur (Sepanjang Hari) | 16 – 26 | 48 – 99 |
| Pacitan & Trenggalek | Udara Kabur & Hujan Ringan | 20 – 29 | 67 – 99 |
| Sidoarjo & Mojokerto | Cerah Berawan – Terik | 24 – 37 | 35 – 97 |
| Banyuwangi & Lumajang | Hujan Ringan \rightarrow Cerah | 22 – 32 | 63 – 98 |
Fenomena udara kabur tampak mendominasi kawasan dataran tinggi dan pesisir selatan seperti Kota Batu, Pacitan, dan Trenggalek sepanjang dekade ini. Di Kota Batu, suhu udara diprakirakan berada pada rentang dingin 16–26 °C dengan tingkat kelembapan udara yang sangat tinggi mencapai 99 persen.
Memasuki awal November, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Timur diproyeksikan mulai membaik dan kembali didominasi kondisi cerah berawan. Kota Surabaya dan daerah sekitarnya diperkirakan kembali cerah mulai Selasa (3/11) dengan suhu rata-rata berkisar antara 27 hingga 35 °C.
Fluktuasi cuaca serta kelembapan ekstrem yang terjadi di berbagai daerah rentan memicu penurunan kondisi fisik dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, warga mengimbau untuk selalu menjaga stamina tubuh serta menyiapkan perlengkapan pelindung cuaca saat bepergian.
Pengguna jalan, pelaku aktivitas maritim, dan nelayan mengimbau untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala sebelum beraktivitas. Informasi resmi terkini dapat diakses masyarakat secara langsung melalui aplikasi Mobile InfoBMKG atau kanal resmi BMKG setempat.
Apakah tabel dan draf artikel ini sudah sesuai dengan kebutuhan Anda, atau ada bagian lain yang ingin disesuaikan?
