Senin, 22 Juni 2020 - 17:08 WIB

Villa Kubu No 6. (Foto: deliknews.com)

Villa Kubu No 6. (Foto: deliknews.com)

Villa Kubu No 6 Jadi Saksi Bisu, Bos Bule Main Hakim Sendiri

Badung – Nomor 6 Villa Kubu. Villa dengan angka ini disebut-sebut jadi saksi bisu atas insiden main hakim sendiri dilakukan sang bos terhadap karyawan dan sekarang harus berurusan dengan hukum. Membuat Ciaran Francis Caulfield warga negara asing (WNA) sebagai Komisaris PT. VIP Bali Villas didakwa telah menganiaya seorang karyawan perempuan Ni Made Widyastuti Pramesti, yang akan disidangkan selasa besok 23 Juni 2020 di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

“Yang jelas Villa Kubu di nomor 6 jadi saksi bisu kekerasan bos bule terhadap seorang wanita. Terkait peristiwa terjadi boleh tanyakan terhadap korban biar lebih detail. Selain nanti ada saksi melihat kejadian pasti dihadirkan dalam persidangan. Kita serahkan sama hakim, karena proses hukum kan sudah berjalan. Dan nanti apa keputusan majelis hakim kita hormati,” ungkap I Gusti Ngurah Artana, Senin (22/6).

I Gusti Ngurah Artana, SH bersama I Wayan Mudita, S.H, M.Kn, selaku kuasa hukum dari korban Ni Made Widyastuti Pramesti berharap supaya dipertimbangkan dalam persidangan nanti agar terdakwa bisa untuk ditahan badan. Keadaan ini disampaikan lantaran tahapan proses hukum berjalan sampai surat dakwaan dilimpahkan ke pengadilan terdakwa hanya diberikan tahanan rumah lantaran Covid-19.

“Kemarin kan sudah korban melayangkan surat permohonan perlindungan hukum dan keadilan kepada Ketua PN casu quo Ketua Majelis Hakim. Sementara tembusannya diarahkan ke Kejati Bali, Aspidum Kejati Bali, Kapolda Bali dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali. Kan ada dalam surat itu terkait permohonan agar tidak ditahan rumah. Ya kita tunggu apa pun keputusan nanti, sekali lagi kita hormati,” imbuh Ngurah Artana.

Sementara itu, sebelumnya, pihak pengacara tersangka, Jupiter G Lalwani, S.H mengatakan bahwa penetapan terdakwa sebagai tahanan rumah, bukan tahanan badan adalah sepenuhnya kewenangan Kejaksaan Tinggi (Kejati). “Kalau berkeberatan tidak ditahan (tahanan badan, red) benar jalurnya mengirimkan surat ke Kejati atau ke Pengadilan, itu sudah benar. Karena itu, seratus persen kewenangan Kejaksaan, bukan wewenang kami sebagai PH (Penasihat Hukum),” terangnya via telefon Jum’at (19/6).

“Kami sebagai PH kan juga punya upaya-upaya untuk membela klien kami. Saya yakin pihak korban paham hal itu. Tapi kami tidak dapat berkomentar lebih atau kurang di sini. Biarlah nanti itu berproses di persidangan. Kami sebagai PH sama-sama memiliki hak untuk melindungi hak-hak klien kami. Kami hanya bisa meminta, tapi kan kewenangan Kejaksaan untuk menentukan,” tandasnya

Artikel ini telah dibaca 203 kali

loading...
Baca Lainnya

PKN Minta Polda Aceh Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Dusun Durin

Gayo Lues-Polda Provinsi Aceh diminta untuk mengusut dugaan korupsi pembangunan jembatan Dusun Durin, Kecamatan Rikit...

26 September 2020, 12:31 WIB

Bhayangkari Daerah Banten dan Cabang Kota Tangerang Beri Bantuan untuk Anggota Nakes

TANGERANG – Pengurus Bhayangkari Daerah Banten dan Pengurus Bhayangkari Cabang Kota Tangerang memberikan bantuan tali...

25 September 2020, 22:35 WIB

Kapolresta Tangerang Ajak Komunitas GO Graber Jadi Pelopor Patuh Protokol Kesehatan

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kembali melaksanakan pembinaan komunitas untuk...

25 September 2020, 22:28 WIB

Kapolresta Tangerang Pimpin Operasi Yustisi, 48 Pelanggar Dihukum Ini

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memimpin pelaksanaan Operasi Yustisi bersama...

25 September 2020, 22:20 WIB

Intensifkan Operasi Yustisi, Polsek Balaraja Sanksi 45 Warga Masyarakat

TANGERANG – Jajaran Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten kembali menggelar Operasi Yustisi di 11...

25 September 2020, 21:50 WIB

Kapolresta Tangerang Ajak Jemaah Salat Jumat Doakan Pandemi Berakhir

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengajak jemaah Salat Jumat untuk...

25 September 2020, 21:40 WIB

loading...