Rabu, 24 Juni 2020 - 15:17 WIB

Ilustrasi. (Foto: net)

Ilustrasi. (Foto: net)

Dua Bulan, Insentif Pegawai di Badung Belum Dibayarkan

Badung – Pegawai Pemerintah Kabupaten Badung Bali mengaku belum mendapat insentif selama 2 bulan. Disebut-sebut, hal ini lantaran  persiapan likuiditas dimiliki kabupaten Badung tidak cukup.

Dikabarkan dana yang ada masih digunakan untuk kepentingan lain. Padahal insentif atau istilah Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) ini sangat diharapkan agar bisa dicairkan dalam kondisi di tengah pandemi Covid-19.

“Sampai hari ini kita belum mendapatkan insentif. Selama 2 bulan. Jujur saja kita berharap uang TPP bisa dicairkan,” ungkap sumber seorang PNS di Badung, Senin (22/6)

Menurut sumber dalam beberapa minggu terakhir ini, di banyak sudut perkantoran di Badung, kalau ada pegawai mengobrol, sering salah satu bahan bahasan adalah masalah insentif.

Meski tak dijelaskan secara gamblang, namun arah pembicaraan atau pembahasan memang ditujukan pada ketidakjelasan insentif yang belum dibayarkan selama 2 bulan.

Informasi dapat digali, insentif dikatakan menjadi andalan pegawai saat sekarang pasca pandemi lantaran gaji telah habis menutupi hutang mereka di bank. Bahkan tidak sedikit pegawai diungkap sumber harus merogoh kantong sendiri setiap bulan karena besaran gaji masih kurang.

“Apalah daya, pegawai hanya bisa berharap. Apa ditunggu-tunggu tak kunjung muncul hingga mendekati bulan Juli 2020. Sms banking sangat dinanti-nanti juga tak datang,” keluh sumber.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa belum dapat dihubungi dan pesan Whatsapp yang dikirimkan pun belum mendapatkan balasan.

Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Badung, Made Suardita yang dapat dihubungi membenarkan, dana insentif pegawai Pemerintah Kabupaten Badung belum dibayarkan.

Namun demikian ia tidak merinci apa penyebab belum terbayarkan insentif ini. “Iya, semua kondisinya seperti itu, sejak kita refocusing. Kondisi seperti sekarang ini semua berdampak, tidak hanya pegawai,” ungkapnya via telepon.

Sisi lain, mantan Lurah Lukluk, Kecamatan Mengwi ini berharap kepada para pegawai tidak banyak mengeluh. Ia mengajak pegawai dapat berkontribusi mendukung program pemerintah. “Bagaimana kita, pegawai, dapat ikut berkontribusi mendukung program pemerintah,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 570 kali

loading...
Baca Lainnya

Kurang Dari 24 Jam Polsek Bukit Batu Ungkap Identitas Mayat Mr X

Palangka Raya – Kepolisian Sektor Bukit Batu berhasil mengungkap identitas mayat Mr. X yang ditemukan...

22 September 2020, 00:31 WIB

Sertifikat Ganda ! BPD Bali Bantah Serobot Tanah Tapi Tidak Tahu Muasal

Denpasar – Sebidang tanah luas 3,85 are di Jalan Gadung, Desa Dangin Puri Kangin, Kec....

Kepala Divisi Umum dan Kesekretariatan BPD Bali, IB Gede Ary Wijaya Guntur.

21 September 2020, 21:05 WIB

Polsek Balaraja Gencarkan Operasi Yustisi, Beri Efek Jera Kepada Masyarakat

TANGERANG – Jajaran Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten gencar melaksanakan Operasi Yustisi Pendisiplinan dan...

21 September 2020, 16:11 WIB

Polsek Balaraja Tindak Puluhan Pengendara yang Langgar Protokol Kesehatan

TANGERANG – Setidaknya 51 orang pengendara disanksi lantaran mengabaikan Protokol Kesehatan saat beraktivitas di luar...

21 September 2020, 15:58 WIB

Gandeng Komunitas di Balaraja, Polresta Tangerang Himbau Patuhi Prokes

TANGERANG – Polresta Tangerang Polda Banten menggandeng Komunitas sepeda, vespa, ojek online,dan GMDM dalam rangka...

21 September 2020, 15:49 WIB

Polresta Tangerang, Pemkab, dan Kodim Tigaraksa Gelar Operasi Yustisi di Pasir Jaya Cikupa

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten memaksimalkan operasi yustisi pendisiplinan dan penegakan hukum Protokol...

21 September 2020, 15:40 WIB

loading...