Selasa, 25 Agustus 2020 - 22:02 WIB

 Ketua Dai Daiyah BKMT Sumbar dan juga Dosen Hukum Islam di Yappas.

Ketua Dai Daiyah BKMT Sumbar dan juga Dosen Hukum Islam di Yappas.

Bupati Pasaman Jangan Biarkan Ini Berlarut-larut, Takutnya Nanti Massa Turun

Pasaman, – Merebaknya informasi dugaan oknum kepala dinas Pemkab Pasaman diduga konsumsi minuman keras jenis tuak ditempat umum, membuat banyak pihak menjadi geram.

Ketua Dai daiyah BKMT Sumbar dan juga Dosen Hukum Islam di Yappas, minta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman segara mengevaluasi oknum kepala dinas tersebut.

Baca juga: Geram, Ketua Dai Daiyah BKMT Sumbar: Minum Tuak Perbuatan Setan

Warga Pasaman Kecewa, DPRD Soroti Kinerja Satpol PP

Inspektorat Pasaman Sebut Oknum Kadis Suka Tuak Tidak Sesuai Kode Etik

“Kita minta segera dievaluasi, apa masih layak oknum kadis itu dijadikan sebagai panutan,” pinta Syafrizal.

Syafrizal selaku putra Pasaman dan ketua ormas berharap kepada bupati jangan membiarkan persoalan ini terus berlarut-larut.

“Jangan dibiarkan ini berlarut-larut, takutnya nanti massa lagi yang turun. Kita kan tidak ingin generasi hancur,” ungkapnya.

Syafrizal juga mengajak Satpol PP untuk menjalankan perda yang ada. “Harapan kepada bapak kita pol PP, ayo sama-sama kita jalankan perda itu,” ajak Syafrizal.

Menurutnya, Pol PP menjalankan perda yang sudah ada, artinya selaku pengaman perda harus tindaklanjuti hal ini.

“Dulu kita pernah melakukan musyawarah di Forum Komunikasi antar Umat Beragama (FKUB) di aula kemenag, kita sepakati tuak itu tidak dibenarkan dijual di kedai beragama Islam,” jelasnya.

“Kesepakatan apabila ada orang Islam masuk pakter, maka oleh pemilik kedai harus disuruh keluar, itu baru toleran. Makanya kita geram ini, apalagi dia seorang kadis, kasihan anak anak kita,” tukas Syafrizal.

Baca juga: Diduga Oknum Kadis di Pasaman Suka Minum Tuak

Atos Pratama Perintahkan Sekda Bersihkan Oknum Kadis Suka Tuak

Bupati Pasaman Disarankan Copot Oknum Kadis Suka Minum Tuak

Sebelumnya diberitakan ada oknum kepala dinas mengaku peminum tuak. “Apa yang dihebohkan bro minum tuak tuh, awak emang peminum tuak, dan saya memang suka tuak,” ucapnya dikutip dari kabarxxi.com.

Namun ketika Deliknews.com mengkonfirmasi oknum kepala dinas tersebut, Ia membantah sering minum tuak.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 200 kali

loading...
Baca Lainnya

Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat, Kapolres Kembali Tinjau Kesiapan RSUDMAK

Gayo Lues-Menindak lanjuti Instruksi Kapolda Aceh untuk melihat kondisi  RS dalam penanganan Pasien Covid-19 dan...

28 September 2020, 23:07 WIB

Kapolresta Tangerang Bagikan 1000 Madu untuk Anggota Polres dan Polsek Jajaran

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi membagikan 1000 botol madu kepada...

28 September 2020, 21:23 WIB

Diduga Manipulasi Anggaran Mamin, Program 1000 hafizd Gayo Lues Terancam Gagal

Jakarta – mencuatnya dugaan manipulasi anggaran untuk makan minum 1000 santri kabupaten Gayo Lues selama...

28 September 2020, 20:54 WIB

Sertifikat Ganda Lahan Diklaim BPD Bali, Ini Penjelasan BPN Denpasar

Denpasar – Sengketa lahan sertifikat ganda yang berbuntut penguasaan lahan seluas 3,85 are dilakukan Bank...

Ruang Penyimpanan Warkah BPN Denpasar.

28 September 2020, 20:24 WIB

Operasi Yustisi, Puluhan Masyarakat Tidak Bermasker Disanksi Polsek Balaraja

TANGERANG – Upaya pendisiplinan masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan terkait COVID-19 gencar dilakukan jajaran Polsek...

27 September 2020, 20:33 WIB

Cerita Polsek Balaraja Sanksi 33 Pengendara Tidak Kenakan Masker

TANGERANG – Jajaran Polsek Balaraja Polres Kota Tangerang Polda Banten gencar melaksanakan kegiatan pendisiplinan masyarakat...

27 September 2020, 20:28 WIB

loading...