Langsung ke konten
Kamis, 29 Oktober 2026
Regional

Wagub Sumbar Akan Perjuangkan Pembangunan Proyek Strategis di Pasbar

Wagub Sumbar Audy Joinaldy didampingi Kepala Dinas PUPR Fathol Bahri, Kepala Dinas PSDA Rifda Suriani, Kepala Bappeda Hansastri, Kalaksa BPBD Erman Rahman, Kabalitbang Reti Wafda, dan Kabiro Humas Hefdi, kunjungan kerja ke Pasaman Barat meninjau Irigasi Batang Batahan, Batang Sikabu dan Pelabuhan Teluk Tapang, Kamis, (11/3/21)

Pasaman Barat, – Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy melakukan kunjungan kerja dengan menggunakan Helikopter ke Pasaman Barat dalam rangka meninjau progres strategis seperti Irigasi Batang Batahan, Batang Sikabu dan Pelabuhan Teluk Tapang di Pasaman Barat, Kamis, (11/3/21)

Kunjungan ini didampingi Kepala Dinas PUPR Fathol Bahri, Kepala Dinas PSDA Rifda Suriani, Kepala Bappeda Hansastri, Kalaksa BPBD Erman Rahman, Kabalitbang Reti Wafda, dan Kabiro Humas Hefdi.

Rombongan disambut langsung Bupati Pasaman Barat Hamsuardi dan Wabup Risnawanto serta unsur Forkopimda, SKPD serta ribuan masyarakat yang antusias menyambut kedatangan Wagub.

Maksud kunjungan adalah melihat secara langsung kondisi insfrastruktur irigasi khusus Batang Sikabau dan Batahan yang setiap tahunnya mengalami banjir mengenangi pemukiman warga serta merusak tanaman masyarakat.

Pasaman Barat merupakan salah satu kabupaten yang punya potensi dan prospek ke depan yang akan lebih berkembang dan maju, potensi perkebunan, perikanan, tanaman pangan, kedelai dan lain-lainnya.

Baca juga: Wagub Sumbar Siap Datangkan Jetski Juara Dunia ke Pariaman

“Bahkan kedelai Pasaman pernah terbaik satu se Indonesia dulunya oleh sebab itu infrastruktur pendukungnya harus baik,” ujar Audy Joinaldy, dilansir dari Biro Humas Setda Sumbar.

Terungkap masyarakat sekitar Batang Sikabau mengeluhkan bahwa rumahnya sering kebanjiran dan merusak tanaman pangan. Sedangkan masyakarat Batang Batahan meminta agar diperbaiki irigasi kembali yang mempunyai potensi mengairi lahan pertanian dan sawah seluas 5253 Ha disamping itu bencana banjir akan teratasi

Anggaran yang dibutuhkan untuk normaliasi Batang Sikabau sekitar 300 miliar, sedangkan perbaikan Irigasi Batang Batahan sekitar 159 miliar.

“Anggaran ini cukup besar, tidak akan mampu APBD, oleh sebab itu kita akan usulkan ke APBN melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), selasa depan kita rencana akan ketemu dengan Menko Maritim dan akan kita usulkan beberapa proyek strategis Sumatera Barat termasuk Pasaman Barat,” jelasnya.

Begitu juga untuk jalan yang menuju pelabuhan Teluk Tapang masih diperlukan anggaran yang besar sekitar 360 miliar untuk menyelesaikan jalan akses ke pelabuhan sepanjang 25 Km lagi dari total 42 Km.

Wagub Audy berpesan akan berupaya memperjuangkan keberlanjutan pembangunan proyek strategis di Pasaman Barat ini ke pemerintah pusat. Tentunya harus didukung oleh Bupati Pasaman Barat bersama perangkatnya.