Medan, – Pemeriksaan penggunaan keuangan yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Pemerintah Kota (Pemko) Medan menemukan banyak persoalan termasuk 15 paket pekerjaan drainase tidak sesuai spesifikasi Rp3 miliar lebih tahun 2021.

Adapun kekurangan volume atas ketidaksesuaian spesifikasi pada 15 paket pekerjaan drainase di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemko Medan sebagai berikut:

  1. Pembangunan Drainase- Pembetonan Drainase di Jl. Karya Wisata m/d Depan Mesjid Baiturrahman Johor Indah PermaiI Kearah J. Eka Warni, Kel. Gedung Johor, Kec. Medan Johor, kurang volume sebesar Rp396.606.844,20.
  2. Pembangunan Drainase Pembetonan Drainase di JI. Air Bersih m/d Jl. Inspeksi Sungai Denai (Pembuangan Sungai Denai Percut) Kearah Jl. Harapan Pasti, Kel. Binjai Kec. Medan Denai, kurang volume sebesar Rp271.026.000,00.
  3. Pembangunan Drainase – Pembetonan Drainase di Jln. Bunga Asoka m/d Jln. Ring Road Kearah Jl. Bunga Raya, Kel. Asam Kumbang, Kec. Medan Selayang, kurang volume sebesar Rp315.479.036,09.
  4. Pembangunan Drainase- Pembetonan Drainase di Jl. Emas m/d JI. Parit Pembuangan Emas Kearah Jl. Sutrisno, Kel. Rengas Permata, Kec. Medan Area, kurang volume sebesar Rp153.741.454,44.
  5. Pembangunan Drainase- Pembetonan Drainase di J. HM Y amin m/d Ujung Pekerjaan Baru (Dekat Jl. MH. Thamrin) Kearah Jl. Jawa, Kel. Sidodadi, Kel. Gang Buntu, Kec. Medan Timur, kurang volume sebesar
    Rp178.811,004,77.
  6. Pembangunan Drainase – Pembetonan Drainase di Jl. Kawat IV m/d Jl. Pematang Pasir Kearah JI. Keladi, Kel. Tanjung Mulia Hilir, Kec. Medan Deli, kurang volume sebesar Rp326.579.182,87.
  7. Pembangunan Drainase – Pembetonan Drainase di Jl. Mangkubumi m/d Jl. Letjen Suprapto Kearah Jl. Palang Merah, Kel. Aur Kec. Medan Maimun, kurang volume sebesar Rp32.854.796,63.
  8. Pembangunan Drainase – Pembetonan Drainase di JI. Marelan Saga m/d Jl. Marelan I pasar 4 Barat Kearah Jl. Marelan 3 Pasar Il Barat, Kel. Terjun, Kec. Medan Marelan, kurang volume sebesar Rp105.641.572,32.
  9. Pembangunan Drainase – Pembetonan Drainase di JI. Monel Anwar m/d Sei Badera Kearah Jl. Baru/ Jl. Andansari dan J. Monelnwar m/d Sei Badera Kearah JIl. A. Sani Mutalib, Kel.Terjun, Kec. Medan Marelan, kurang volume sebesar Rp264.234.818,11.
  10. Pembangunan Drainase – Pembetonan Drainase di Jl. Panglima Denai m/d Sp. Jl. Tuar Kearah JI. Selambo, Kel. Amplas, Kec. Medan Amplas kurang volume sebesar Rp122.569.429,33
  11. Pembangunan Drainase- Pembetonan Drainase di JI. A. Sani Mutalib m/d Jl. Kapten Rahmad Buddin Kearah Jl. Marelan V, Kel Terjun, Kec. Medan Marelan, kurang volume sebesar Rp311.066.321,53.
  12. Pembangunan Drainase – Pembetonan di Jl. Sei Belutu m/d JL. Parit Pembuangan Sei Selayang Kearah Ujung, Kel. Padang Bulan Selayang I, Kec. Medan Selayang, Kel. Merdeka, Kec. Medan Baru, kurang volume sebesar
    Rp121.660.735,47.
  13. Pembangunan Drainase- Pembetonan Drainase di J. SMKN 8, J1. Lorong Kabung dan Jl. Ikahi m/d J1. Dr. Mansyur Kearah Village Futsal, Kel. Padang Bulan Selayang I, Kec. Medan Selayang, kurang volume sebesar Rp136.124.550,00.
  14. Pembangunan Drainase – Pembetonan Drainase di JI. Sriwijaya m/d JI. Abdullah Lubis Kearah Jl. Hayam Wuruk, Kel. Petisal Hulu, Kec. Medan Baru, kurang volume sebesar Rp256.138.728,18.
  15. Pembangunan Drainase- Pembetonan Drainase di J. Tangguk Bongkar V m/d JI. Mandala By Pass Kearah JI. Trikora, Kel. Tegal Sari Mandala I, Kel. Tegal Sari Mandala II, Kec. Medan Denai, kurang volume sebesar
    Rp174.725.690,72.

Selanjutnya, berdasarkan pengamatan fisik dilakukan tim BPK, diketahui bahwa 15 paket pekerjaan pembetonan drainase menggunakan Uditch secara umum belum sepenuhnya terpasang dengan sempurna sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut, diantaranya:

  1. Pembangunan Uditch yang lebih tinggi dari jalan sehingga menghalangi air dari jalan untuk msuk ke jalur drainase.
  2. Kerusakan dan pemasangan yang kurang rapi atas tutup Uditch di beberapa titik sehingga mengakibatkan adanya lubang yang dapat membahayakan pemakai jalan.
  3. Sambungan antar Uditch kurang rapi.
  4. Pemasangan Uditch belum aepenuhnya selaras/lurus dengan badan jalan
  5. Kemiringan pemasangan Uditch belum seluruhnya sempurna sehingga berpotensi terjadi genangan di beberapa titik.

Permasalahan tersebut mengakibatkan potensi kelebihan pembayaran sebesar Rp3.167.260.164, dan risiko mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Hal tersebut disebabkan Kepala Dinas PU Pemko Medan belum optimal dalam melakukan pengawasan pelaksanaan kegiatan pada unit kerja yang dipimpinnya.

Kemudian PPK, direksi, dan pengawas lapangan kurang cermat dalam melakukan pengendalian pelaksanaan pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya.

Deliknews.com masih berupaya mengonfirmasi Dinas PU Pemko Medan untuk diterbitkan pada berita selanjutnya.