Surabaya – Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong penguatan peran Museum Rumah Lahir Bung Karno di Surabaya sebagai sarana edukasi sejarah bagi generasi muda sekaligus destinasi wisata sejarah unggulan Kota Pahlawan.
Hal itu disampaikan Bambang Haryo saat mengunjungi museum tersebut, Rabu. Dalam kunjungannya, ia menegaskan bahwa museum memiliki nilai strategis dalam membangun kesadaran sejarah masyarakat, khususnya anak muda.
“Tempat ini sangat penting sebagai edukasi publik, terutama bagi generasi muda. Selain itu, museum ini juga punya potensi besar sebagai komoditas pariwisata sejarah,” ujar Bambang Haryo.
Menurutnya, keberadaan Museum Rumah Lahir Bung Karno harus dimaksimalkan untuk mempertegas identitas Surabaya sebagai kota yang memiliki keterikatan historis kuat dengan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Bambang Haryo menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami fakta sejarah kelahiran Bung Karno. Ia menyebut masih berkembang anggapan bahwa Bung Karno lahir di Blitar, padahal secara historis kelahiran Sang Proklamator terjadi di Surabaya.
“Ini perlu diluruskan dan disosialisasikan secara masif. Bisa melalui berbagai media publik, termasuk billboard, agar masyarakat tahu bahwa Surabaya memiliki ikatan sejarah kuat dengan Bung Karno,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang Haryo juga menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk mendukung pengembangan museum. Ia mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Surabaya yang terus mengenalkan museum tersebut kepada masyarakat luas.
