JAKARTA – Kebakaran hebat melanda Apartemen Mediterania Tower C, Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026) pagi. Meski api bersumber dari area basement, kepulan asap hitam pekat merambat cepat hingga menyelimuti puluhan lantai hunian dan menjebak ratusan penghuni. Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Twedi Aditya, mengungkapkan bahwa sumber api berasal dari panel listrik di bagian bawah gedung. Ia menegaskan bahwa tidak ada unit hunian yang terbakar secara langsung oleh api, meski asap mengepul hingga lantai 33.
“Kami menerima informasi awal bahwa sumber api berasal dari panel listrik di basement. Kami tegaskan tidak ada satu pun unit yang terdampak langsung oleh api,” ujar Kombes Twedi Aditya di lokasi kejadian, Kamis siang. Kendati api berhasil dipadamkan dengan cepat, proses evakuasi berlangsung dramatis. Antonius, salah satu penghuni lantai 28, menceritakan detik-detik saat dirinya terpaksa lari ke lantai 35 demi mendapatkan oksigen karena akses ke bawah sudah tertutup asap. “Kami hanya bisa naik ke lantai 35. Enggak bisa turun ke bawah karena asap sudah sangat penuh. Bahkan lift barang sendiri sudah dipenuhi asap,” kata Antonius. Ia juga mengeluhkan sistem proteksi gedung yang dianggapnya gagal berfungsi saat keadaan darurat.
Antonius menyebutkan bahwa alarm kebakaran dan sprinkler di lantai 28 tidak menyala meski asap sudah sangat pekat. “Alarm kebakaran tidak bekerja dengan baik. Itu yang kami sesalkan,” tuturnya kepada awak media.Di sisi lain, Manajer Apartemen Tower C, Anggi, membantah adanya korban jiwa dalam musibah ini. Ia menyatakan bahwa sistem proteksi internal apartemenlah yang memberikan informasi awal mengenai titik api sebelum pihak pemadam tiba.”Korban jiwa tidak ada. Paling memang karena ada banyak asap saja, jadi agak sesak napas. Kami lakukan pemadaman sesuai dengan SOP kami,” jelas Anggi.Pihak Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat mengerahkan 22 unit mobil pemadam dan 110 personel untuk menangani situasi. Hingga pukul 12.23 WIB, petugas tercatat telah mengevakuasi sedikitnya 87 orang yang terjebak di dalam gedung.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakbar, Syaiful Kahfi, menyebut laporan masuk pukul 07.31 WIB dan api berhasil dilokalisasi pukul 07.53 WIB. Saat ini, petugas masih menyisir seluruh lantai untuk memastikan sirkulasi udara membaik dan memastikan keamanan seluruh penghuni.
