DENPASAR — Kepolisian Daerah (Polda) Bali memberikan penghargaan khusus kepada puluhan personel dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNP) yang mengukir prestasi gemilang. Momentum apresiasi ini dikemas dalam upacara resmi yang meluncurkan 23 kategori penghargaan (reward).

​Wakapolda Bali, Brigjen I Made Astawa, memimpin langsung upacara penghargaan tersebut pada Rabu (20/5/2026). Prosesi apresiasi ini dilaksanakan bersamaan dengan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di markas Polda Bali.

​Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy, menjelaskan bahwa puluhan penghargaan tersebut menyasar individu maupun kelompok kerja. Pihaknya membagi puluhan apresiasi tersebut ke dalam dua kelompok besar penerima.

​”Dalam kegiatan tersebut, terdapat 23 kategori penerima reward yang terdiri dari empat kategori reward kepada personel dan 19 kategori reward kepada satuan kerja (satker),” ujar Ariasandy kepada media.

​Salah satu perwira yang sukses mencatatkan prestasi mentereng adalah Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Suparwati. Ia berhasil menyabet predikat Peringkat 1 Kuasa Pengguna Anggaran Inspiratif Satker Mitra KPPN Singaraja Tahun Anggaran 2025.

​Prestasi Polres Jembrana semakin lengkap setelah PS Kasikeu Polres Jembrana, Aiptu Gede Artawan, juga membawa pulang penghargaan. Gede Artawan dinobatkan sebagai Peringkat 1 Bendahara Teladan di lingkungan mitra kerja yang sama.

​Selain fungsi administrasi, pimpinan Polda Bali juga memberikan penghargaan atas dedikasi nyata di lapangan. Apresiasi ini jatuh kepada anggota Ditpolairud Polda Bali, Aipda I Komang Arianto, yang dinilai sukses menjadi polisi penolong masyarakat.

​Apresiasi tinggi juga menyasar fungsi operasional, termasuk keberhasilan Satreskrim Polres Badung dalam mengungkap kasus kriminal menonjol. Tim penyidik tersebut sukses membongkar kasus penembakan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) asal Australia.

​Kombes Ariasandy menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bagian penting dari sistem pembinaan karier di institusi kepolisian. Langkah ini diharapkan mampu memicu motivasi kerja yang lebih tinggi bagi seluruh jajaran.

​”Pemberian reward dan punishment tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Bali dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, disiplin, serta penghargaan terhadap personel dan satuan kerja berprestasi,” tandas Ariasandy.