Langsung ke konten
Rabu, 28 Oktober 2026
Nasional

Mimpi Indonesia ke Piala Dunia 2030: Menpora Bongkar Perintah Tegas Prabowo untuk Timnas!

Foto: BPMI Setpres/Rusman

BOGOR — Pemerintah Indonesia memperkuat dukungan penuh terhadap kemajuan sepak bola nasional demi mendongkrak prestasi di kancah internasional. Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mengawal kesiapan Tim Nasional (Timnas) Indonesia menuju Piala Dunia 2030 dan menyukseskan pencalonan sebagai tuan rumah turnamen FIFA ASEAN 2026.

Komitmen besar tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat menerima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6). Dalam pertemuan itu, Kepala Negara memastikan pemerintah siap memfasilitasi seluruh kebutuhan PSSI.

Menpora Erick Thohir mengungkapkan bahwa FIFA memberikan respons positif terkait peluang Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN pada September–Oktober 2026. Presiden Prabowo pun disebut akan segera menerbitkan surat resmi dukungan pemerintah untuk memuluskan proses pencalonan tersebut.

“Bapak Presiden mendukung. Bapak Presiden akan menyiapkan surat supaya nanti kita bisa dipilih oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah,” ujar Erick Thohir usai pertemuan.

Selain urusan tuan rumah, Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus pada persiapan kualifikasi Piala Dunia 2030 yang akan dimulai September tahun depan. Pemerintah meminta seluruh program pengembangan Timnas dijaga ketat agar skuad Garuda tampil maksimal.

Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengapresiasi tinggi besarnya dukungan dari Kepala Negara. John menegaskan bahwa turnamen terdekat seperti AFF dan FIFA ASEAN akan menjadi batu loncatan penting untuk mengukur kualitas tim.

“FIFA ASEAN adalah turnamen yang harus kami menangkan untuk menunjukkan bahwa kami adalah yang terbaik di Asia Timur,” kata John Herdman.

John menambahkan bahwa ambisi Presiden Prabowo selaras dengan mimpi seluruh masyarakat Indonesia untuk melihat Timnas berlaga di Piala Dunia 2030. Target besar ini diakuinya menjadi obsesi dan motivasi utama tim pelatih serta pemain setiap harinya.

“Beliau adalah satu dari 280 juta orang itu yang ingin kami lolos untuk tahun 2030. Setiap hari saat kami bangun, kami terobsesi dengan kualifikasi tersebut karena itu akan mengubah segalanya,” pungkas John.