Langsung ke konten
Senin, 26 Oktober 2026
Nasional

Resmi! Muktamar NU ke-35 Digelar di Tambakberas, Ribuan Peserta Siap Datang ke Jombang

Sumber foto: Instagram resmi Televisi Nahdlatul Ulama

JOMBANG – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sebagai lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Forum tertinggi organisasi Islam terbesar di Indonesia itu dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Agustus 2026.

Usai penetapan tersebut, Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) langsung menggelar rapat koordinasi internal guna mempersiapkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan. Rapat dipimpin Ketua YPPBU KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq dan dihadiri keluarga besar pendiri NU serta sejumlah tokoh NU di Jombang.

Gus Rozaq mengatakan pihaknya telah membentuk tim kecil untuk menindaklanjuti keputusan PBNU. Persiapan difokuskan pada kesiapan infrastruktur, lokasi kegiatan, hingga akomodasi ribuan peserta yang akan datang dari berbagai daerah.

“Rapat ini untuk menindaklanjuti keputusan PBNU. Dari sisi infrastruktur, kami optimistis Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas siap menyambut para muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Gus Rozaq.

Ia memperkirakan sekitar 6.000 peserta, peninjau, dan tamu undangan akan menghadiri muktamar tersebut. Seluruh keluarga besar pesantren, kata dia, berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan agenda nasional itu.

Panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari area bazar, tempat istirahat, hingga lahan parkir. Salah satu proyek yang tengah diselesaikan adalah pembangunan area parkir seluas sekitar dua hektare di kawasan Tambakberas Timur.

Adapun pusat kegiatan muktamar akan dipusatkan di Gedung Serbaguna (GSG) Haji Hasbullah Said yang berada di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Gedung tersebut sebelumnya juga kerap digunakan untuk menerima tamu penting tingkat nasional.

Gus Rozaq menjelaskan penunjukan Bahrul Ulum sebagai tuan rumah bermula dari usulan pesantren kepada PBNU. Setelah melalui proses survei dan penilaian, PBNU menyatakan lokasi tersebut layak menjadi tempat penyelenggaraan Muktamar NU ke-35.

“Kami hanya memiliki semangat untuk bisa berkontribusi menyukseskan Muktamar NU ke-35. Alhamdulillah setelah dilakukan survei oleh tim PBNU, pesantren dinyatakan layak menjadi tuan rumah. Tinggal ada beberapa penyempurnaan kecil yang sedang kami selesaikan,” katanya.

Untuk akomodasi, peserta akan ditempatkan di sejumlah gedung madrasah di bawah naungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum yang telah dinyatakan layak sebagai tempat menginap.

Sementara itu, Ketua PCNU Jombang KH Fahmi Amrullah memastikan seluruh elemen Nahdlatul Ulama di Jombang siap mendukung penyelenggaraan muktamar. Menurutnya, sejumlah pesantren di sekitar Tambakberas seperti Denanyar, Tebuireng, dan Rejoso Peterongan juga siap membantu kebutuhan panitia dan peserta.

“Pondok sekitar Tambakberas seperti Denanyar, Tebuireng, dan Rejoso Peterongan, insyaallah juga siap membantu,” ujar Fahmi.

Ia menilai penyelenggaraan Muktamar NU ke-35 memiliki makna historis karena Jombang merupakan daerah kelahiran para pendiri NU, seperti KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Chasbullah, dan KH Bisri Syansuri. Fahmi berharap muktamar berjalan aman, lancar, serta melahirkan kepengurusan organisasi yang mampu membawa NU semakin kuat di masa mendatang.