Langsung ke konten
Selasa, 27 Oktober 2026
Ekonomi & Bisnis

BEI Rilis Daftar 82 Saham HSC, FILM Kembali Masuk dan TFCO Jadi Pendatang Baru

Foto ilustrasi (Pexels/StockRadars Co)

JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperbarui daftar saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration (HSC). Hingga 22 Oktober 2026, total saham yang tergolong dalam kategori ini tercatat sebanyak 82 emiten.

Penambahan ini terjadi setelah PT MD Entertainment Tbk (FILM) kembali dimasukkan ke dalam daftar HSC. Sebelumnya, saham FILM sempat dikeluarkan dari kategori tersebut pada 12 Oktober 2026 karena dinilai telah memenuhi kriteria kuantitatif.

Namun, penelaahan lebih lanjut menunjukkan bahwa penurunan kepemilikan saham tersebut terjadi melalui transaksi repurchase agreement (repo). Transaksi tersebut dinilai tidak mengubah konsentrasi kepemilikan saham secara esensial.

“Atas dasar tersebut, Bursa mengumumkan kembali FILM sebagai saham yang dikategorikan sebagai kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi,” tulis pengumuman BEI melalui Keterbukaan Informasi, dikutip Senin (26/10/2026).

Selain FILM, emiten baru lainnya yang masuk daftar adalah PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO). Berdasarkan struktur kepemilikan per 15 Oktober 2026, saham TFCO dikuasai oleh segelintir pihak hingga mencapai 99,70% dari total saham yang beredar.

Meski demikian, pihak otoritas bursa menegaskan bahwa penetapan status ini bersifat administratif dan normatif. Kebijakan ini tidak mengindikasikan adanya pelanggaran hukum di pasar modal.

“Pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal,” tegas pengumuman BEI.

Rekomendasi Saham Pilihan Analis Hari Ini

Di tengah pergerakan bursa dan penyesuaian daftar emiten HSC oleh otoritas bursa, pasar saham tetap menyajikan peluang trading harian. Berikut adalah daftar rekomendasi saham pilihan analis bagi investor untuk mencermati momentum pasar:

  • PT PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA / SGER): Buy 745–755 | Target Harga: 765–775 | Stop Loss: 700
  • PT AKR Corporindo Tbk (AKRA): Buy 1.280–1.295 | Target Harga: 1.310–1.335 | Stop Loss: 1.225
  • PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA): Buy 555–570 | Target Harga: 585–590 | Stop Loss: 535
  • PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TOWR): Buy 400–406 | Target Harga: 410–418 | Stop Loss: 382

Daftar Lengkap 82 Saham HSC

Adapun daftar lengkap 82 emiten berstatus HSC mencakup PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO), PT DCI Indonesia Tbk (DCII), PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT MD Entertainment Tbk (FILM), hingga PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO).