Langsung ke konten
Rabu, 28 Oktober 2026
Otomotif

Pasar Mobil Listrik Indonesia Tembus 117 Ribu Unit di Semester I 2026

BYD Atto 1 di GIIAS 2026. (Sumber foto: KOMPAS.com/ JANLIKA PUTRI)

JAKARTA — Tren adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia mencatatkan lonjakan signifikan sepanjang semester pertama (Januari–Juni) 2026. Data Gabungan Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat total penjualan kendaraan elektrifikasi (electrified vehicle/xEV) sukses menembus angka 117.108 unit.

​Pencapaian tersebut setara dengan 26,82 persen dari total pasar otomotif nasional yang mencapai 436.564 unit. Angka ini melonjak tajam jika dibandingkan periode yang sama tahun 2025, saat penjualan xEV hanya menyumbang 69.134 unit atau 18,3 persen dari total pasar.

​Dalam kurun waktu satu tahun, pangsa pasar kendaraan elektrifikasi berhasil melesat hingga 8,5 poin persentase. “Pertumbuhan ini menjadi cermin besarnya penerimaan masyarakat terhadap teknologi elektrifikasi di Indonesia,” ungkap Gaikindo dalam laporan tertulisnya, Kamis (20/8/2026).

​Mobil listrik berbasis baterai murni (Battery Electric Vehicle/BEV) tampil sebagai penopang utama dengan torehan 69.739 unit. Capaian tersebut memberi kontribusi sebesar 15,97 persen terhadap total pasar kendaraan nasional.

​Meningkatnya minat pada BEV terdorong oleh makin banyaknya pilihan model di pasaran serta persaingan harga yang makin kompetitif antarprodusen. Hal ini membuat mobil listrik murni kian mudah terjangkau oleh konsumen luas.

​Di posisi kedua, segmen Hybrid Electric Vehicle (HEV) mengekor kuat dengan mengantongi penjualan 42.366 unit atau 9,70 persen pangsa pasar. Teknologi hybrid menjadi opsi menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke elektrifikasi tanpa perlu khawatir mengisi daya menggunakan charger eksternal.

​Sementara itu, segmen Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) menempati porsi terkecil dengan mencatatkan angka penjualan 5.003 unit atau sekitar 1,15 persen dari total pasar nasional.

​Rincian Penjualan Kendaraan Elektrifikasi (Januari-Juni 2026):

  • ​Total pasar nasional: 436.564 unit
  • ​Total kendaraan elektrifikasi (xEV): 117.108 unit (26,82%)
  • ​BEV (Baterai Murni): 69.739 unit (15,97%)
  • ​HEV (Hybrid): 42.366 unit (9,70%)
  • ​PHEV (Plug-in Hybrid): 5.003 unit (1,15%)

​Secara keseluruhan, lonjakan angka penjualan xEV sepanjang semester pertama 2026 ini mempertegas pergeseran peta otomotif tanah air menuju era transportasi yang lebih bersih dan efisien.