JAKARTA – Pasar low multi purpose vehicle (LMPV) di Indonesia terus menjadi pilihan utama masyarakat yang membutuhkan kendaraan harian serbaguna. Daihatsu All New Xenia hadir sebagai salah satu opsi populer yang menawarkan ruang kabin luas serta kepraktisan tinggi bagi penggunanya.
Sandy, seorang karyawan swasta asal Jakarta, membagikan pengalamannya selama menggunakan Daihatsu All New Xenia R 1.5 ADS ASA+ keluaran tahun 2024. Ia memilih mobil ini karena keandalan serta efisiensi bahan bakarnya yang dinilai sangat pas untuk menunjang ritme mobilitas di perkotaan.
”LMPV yang sangat handal, irit dan praktis. Modelnya sopan dan syahdu,” ujar Sandy saat memberikan kesaksiannya mengenai alasan memilih kendaraan tersebut.
Secara teknis, varian Xenia 1.5 R dibekali mesin 2NR-VE berkapasitas 1.496 cc yang mampu menyemburkan tenaga maksimal 104 Tk pada 6.000 rpm. Penyaluran tenaganya mengandalkan opsi transmisi manual lima percepatan atau sistem transmisi otomatis D-CVT yang halus.
Selain efisiensi bahan bakar, aspek kenyamanan kabin dan layanan purnajual menjadi keunggulan utama yang dirasakan langsung oleh penggunanya. Kehadiran jaringan bengkel yang luas memberikan rasa aman ekstra bagi pemilik kendaraan dalam melakukan perawatan rutin harian.
”Nyaman, irit, after sales unggul,” kata Sandy menegaskan kelebihan utama yang membuatnya puas menggunakan mobil keluarga tersebut.
Meski menawarkan sederet keunggulan, Sandy memberi catatan kritikan pada performa mesin Daihatsu Xenia saat dipacu pada tarikan awal. Pengalaman berkendara ini terasa berbeda ketika ia membandingkannya secara langsung dengan mobil operasional terdahulu yang pernah ia gunakan.
”Agak lemot di putaran bawah,” tutur Sandy menjelaskan kelemahan karakter akselerasi awal kendaraan tersebut.
Catatan evaluasi ini muncul lantaran Sandy sebelumnya merupakan pemilik Suzuki Ertiga yang dinilai memiliki responsivitas mesin lebih sigap di putaran bawah. Selain sektor dapur pacu, ia juga menyoroti keterbatasan variasi pelek aftermarket serta kualitas material kabin (built quality) Xenia.
”Sebelumnya saya pakai Suzuki Ertiga. Dulu Ertiga gampang cari variasi pelek-nya, kalau Xenia agak kurang,” ungkap Sandy terkait kemudahan modifikasi tampilan roda kendaraan.
Walau memiliki beberapa poin kekurangan, Sandy menilai hal tersebut masih dalam batas wajar dan dapat dimaklumi. Secara keseluruhan, kepraktisan, kenyamanan, serta efisiensi biaya operasional Daihatsu Xenia tetap mampu menjawab kebutuhan transportasi keluarganya secara optimal.
Plus Minus Daihatsu All New Xenia di Mata Pengguna Harian