Senin, 19 Februari 2018 - 03:29 WIB

Anak Elvy Sukaesih Ditangkap Nyabu, Begini Efeknya

Jakarta – Anak musisi senior Elvy Sukaesih, Dhawiyah ditangkap pihak kepolisian atas kasus narkoba pada Jumat 16 Februari 2018. Dhawiyah bersama dengan tersangka lainnya, Syehan, Ali Zaenal Abidi, dan Churi Gita ditangkap dengan barang bukti narkotika jenis sabu.

Sebelumnya, artis Roro Fitria juga ditangkap oleh pihak kepolisian dengan barang bukti jenis narkotika yang sama. Sabu merupakan jenis salah satu narkotika yang berbentuk seperti serbuk kristal putih, tidak berbau, dan mudah larut dalam air atau alkohol.

Saat sabu kali pertama masuk ke dalam tubuh manusia akan memberikan efek dan dampak yang besar, baik efek positif maupun efek negatif.

Dilansir dari ABC Australia, banyak orang menggunakan zat ini untuk mendapatkan efek euforia, yakni perasaan nyaman atau gembira yang berlebihan. Selain itu, obat ini juga menimbulkan efek peningkatan kepercayaan diri, energi, keberanian, dan libido, serta menjernihkan pikiran.

Dan juga, salah satu hal yang mungkin dianggap menarik bagi pemakai sabu ialah zat ini tidak membuat pemakai mengalami sedasi atau kehilangan kesadaraan. Tidak seperti heroin atau ganja, sabu-sabu membuat pemakainya tetap terjaga dan konsentrasi.

Efek-efek tersebutlah yang membuat banyak artis senang mengonsumsinya. Terutama untuk alasan ingin meningkatkan kepercayaan diri dan selalu tampil fit dalam setiap kesempatan. Maka, obat terlarang ini digunakan.

Namun, selain efek menyenangkan di atas, sebenarnya sabu juga menimbulkan efek negatif yang lebih besar daripada efek positifnya, tentunya sangat berbahaya. Sabu bisa membuat seseorang timbul gejala psikosomatik, paranoid, halusinasi, dan agresivitas. Selain itu, pemakai yang sudah kecanduan dengan obat ini juga akan menarik diri dari lingkungannya.

Dan jika dilihat dari dampak fisiknya, sabu memberi bahaya bagi otak. Ketika diminum berulang kali dari waktu ke waktu, sabu bisa menyebabkan kerusakan permanen pada sel saraf otak. Konsekuensi yang diketahui dari dampak sabu pada kesehatan otak ialah gangguan memori, kurangnya kemampuan untuk berpikir, dan tidak bisa mengatur dorongan kekerasan.

Maka dari itu, pemakai juga menjadi lebih mudah dalam melakukan kejahatan, seperti pencurian, pemerkosaan, pedofilia, pembunuhan, dan lain-lain. Juga, jika sabu dikonsumsi dalam jagka panjang, sabu bisa menimbulkan gejala parkinson, risiko stroke, gagal ginjal, dan bahkan kematian

Baca Lainnya

Perkosa Anak di Bawah Umur, Penjual Tahu Dibekuk PPA Polresta Tangerang

TANGERANG – Jajaran Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Tangerang Polda Banten meringkus...

9 Maret 2021, 12:11 WIB

Polres Gayo Lues Temukan Ladang Ganja di Daerah Agusen

Gayo Lues- Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K, M.H. melalui Kasat Resnarkoba AKP...

9 Maret 2021, 10:53 WIB

Lawyer PPDI : Kades Unsum Menolak Kehadiran Media dan Perwakilan PPDI Ada Apa ?

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Menanggapi hasil pertemuan untuk meminta klarifikasi dan keterangan dari kepala...

8 Maret 2021, 19:07 WIB

Audit BPKP, Kerugian Negara pada Kasus Dugaan Korupsi DSI Galus Hampir 4 Miliar

Aceh-Berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Aceh terdapat kerugian negara pada Dugaan Korupsi Program Peningkatan Sumber...

8 Maret 2021, 17:52 WIB

Dana Likuiditas Terancam Tak Kembali, Ketua LPD Bugbug Dilaporkan ke Polda Bali

Denpasar – Ketua Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Bugbug, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem-Bali inisial...

Depan: Kelian Desa Adat Bugbug Karangasem Nyoman Purwa (tengah), Ketua Tim Penasihat Hukum Desa Adat Bugbug I Gede Ngurah, SH., (kanan) dan Penasihat Hukum I Nengah Yasa Adi Susanto SH., MH., (kiri). (Foto: Deliknews.com)

8 Maret 2021, 16:57 WIB

Ungkap Kasus Narkoba Hingga 18 Kg, Kapolresta dan Kasat Narkoba Diganjar Penghargaan i Polisi Selebriti

TANGERANG – Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang Polda Banten patut berbangga lantaran diganjar penghargaan dari...

8 Maret 2021, 15:41 WIB

loading...