Senin, 12 Maret 2018 - 02:20 WIB

Ini Solusi Pemkot Surabaya Untuk Anak Putus Sekolah

Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya memberikan solusi terhadap anak-anak putus sekolah dengan cara mengembalikannya ke pendidikan formal dan non formal serta mengembangkan minat dan bakat anak.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, di Surabaya, Senin, mengatakan pihaknya akan menyisipkan beberapa kegiatan dalam upaya mengembangkan minat dan bakat anak, seperti mengarahkan mereka yang kreatif menuju ke koridor, dan memberikan bimbingan usaha bagi anak yang ingin berwirausaha melalui program pejuang muda.

“Yang ingin usaha nanti akan kami latih, dan nanti kalau usianya sudah 18 tahun, baru kami berikan modal,” ujarnya.

Risma mengatakan bahwa esensi utama dari upaya Pemkot Surabaya kali ini adalah bagaimana bisa mengembalikan mereka ke sekolah, supaya mampu mengubah hidupnya ke arah yang lebih baik, karena orang hidup itu harus punya bekal, yakni pendidikan.

“Kami coba akan ‘treatment’ lebih detail lagi, untuk mengetahui mereka tertarik di bidang apa, supaya dia langsung difokuskan kemana dan ke bisnis apa,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, Pemkot Surabaya melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) Surabaya, terus memperhatikan dan memfasilitasi kebutuhan anak-anak yang mengalami permasalahan kesejahteraan sosial.

Salah satu bentuk perhatian pemkot adalah dengan cara menggelar acara tatap muka secara langsung bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Hal itu diharapkan bisa menyelesaikan problematika anak putus sekolah di Surabaya.

Pada saat acara tatap muka yang digelar di eks Gedung Siola beberapa hari lalu, Risma menyampaikan agar mereka bisa belajar untuk hidup secara mandiri dan tidak terus bergantung kepada orang tua. Sebab, tidak selamanya orang tua mampu menopang kehidupan mereka.

Risma mengatakan bahwa setiap orang pasti butuh untuk makan dan masa depan. Untuk itu, ia berpesan agar anak-anak putus sekolah ini mau mengubah jalan hidupnya menjadi lebih baik.

Artikel ini telah dibaca 441 kali

loading...
Baca Lainnya

Polemik Wartawan VS Humas Pemprov Jatim. Sejumlah Jurnalis Mulai Menguak Dana Covid19

Surabaya – Polemik antara humas pemprov jatim dengan sejumlah wartawan nampaknya berbuntut panjang. Sejumlah jurnalis...

7 Mei 2020, 01:39 WIB

Miliki Belasan Pil Ekstasi, Dani Dituntut Sembilan Tahun Penjara

SURABAYA,- Pengadilan Negeri Surabaya menggelar sidang perkara narkoba dengan agenda tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum...

4 Mei 2020, 19:25 WIB

Bhakti Sosial KOGARTAP III /SBY Bagikan 750 Paket Sembako Ke Warga Bluru Kidul Sidoarjo

Sidoatjo – Komando Garnisun Tetap (Kogartap) III Surabaya menggelar bakti sosial (baksos) sebagai bentuk kepedulian...

22 April 2020, 18:10 WIB

Jual Sabu Sabu dan Pil Ekstasi, Warga Kenjeran Divonis 5 Tahun Penjara

SURABAYA, – Abdul Harris Yusuf Kurniawan, (50) warga jalan Kenjeran Surabaya, akhirnya divonis 5 tahun...

21 April 2020, 23:12 WIB

Divonis 4 Tahun Penjara, DuaTerdakwa Narkotika Malah Menggoda Jaksa Penuntut Umum

SURABAYA – Pengadilan Negeri Surabaya akhirnya memutus 2 pengguna narkoba yaitu terdakwa 1 Yahya dan...

20 April 2020, 21:55 WIB

Peduli Dampak Corona, Warga Gading Indah Regency Surabaya Bagi Bagi Nasi Bungkus Dan Masker gratis

Surabaya – Bertempat di jalan raya kertajaya dan Jalan Manyar . Ibu ibu perumahan Gading...

15 April 2020, 17:14 WIB

loading...