PN Denpasar Limpahkan Permohonan Kasasi Eks Ketua HIPMI Bali

- Tim

Rabu, 12 Juni 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar – Berkas permohonan kasasi terdakwa I Made Sumantra (74), terkait kasus memberikan keterangan palsu pada surat otentik, dilimpahkan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar berdasarkan surat pelimpahan perkara kasasi No: W.24-U1/3774/HK.01/05/2019 tertanggal 29 mei 2019.

“Sudah sesuai prosedur, dan selaku kuasa hukum, kami mengajukan proses administrasi permohonan pemeriksaan kasasi ,” kata kuasa hukum Sumantra, I Wayan Adimawan, S.H. M.H., Selasa (11/6)

Dia mengaku telah menerima surat dari PN Denpasar mengenai permohonan pemeriksaan kasasi dari termohon kasasi perkara pidana dengan nomor 1333/Pid/2018/PN Dps yang ditanda tangani panitera Setyo Kuncoro, S.H.,M.H., atas nama KPN Denpasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat tersebut dikirim ke Ketua Mahkamah Agung RI up.Direktur Pranata dan tata Laksana Perkara Pidana, Direktorat Jenderal Badan peradilan Umum di.Jl. Medan Merdeka Utara No.9-13, Jakarta. Surat ini ditembuskan ke Ketua Pengadilan Tinggi Bali, Kejari Denpasar, dan kuasa hukum terdakwa.

Perlu diketahui, untuk memperjuangkan haknya kurang lebih 30 tahun, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bali era 1980-an ini akhirnya berbuntut penjara. Hal itu terkait pedoman dan perjanjian kemufakatan tertanggal 5 Mei 1993 antara terdakwa dengan pengusaha Frans Bambang Siswanto.

Menurut Adimawan, sang kakek ini harus menelan pil pahit. Dia dijerat Pasal 266 KUHP atas tuduhan tindakan memberikan keterangan palsu pada surat otentik sehingga diganjar hukuman maksimal 6 tahun penjara. Putusan ini memperbaharui atas putusan PN Denpasar No: 1333/Pid.b/2018/PN Dps yang sebelumnya menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara.

Dia menambahkan, terdakwa Sumantra kini dititipkan di LP Kerobokan lantaran dia mengajukan perlawanan hukum pada tingkat kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Pengacara akrab disapa Tang Adimawan ini mengungkap bahwa silsilah kliennya merupakan dari salah satu keluarga pejuang kemerdekaan.

“Tidak banyak yang tahu kalau I Made Sumantra adalah salah satu keturunan keluarga besar pejuang kemerdekaan, I Nyoman Mantik. Dia tokoh pejuang pendiri Organisasi Dewan Perjuangan Rakyat Pemuda Indonesia Sunda Kecil, sebagai penghubung Jawa – Bali dalam merebut kemerdekaan bersama Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai,” terangnya.

Dia mengaku prihatin begitu tahu kalau kliennya yang renta justru menikmati hari-harinya di lembaga permasyarakatan. Apalagi sekarang Sumantra dalam kondisi sakit-sakitan dan cacat fisik.

“Dalam beraktivitas, klien saya hanya menggunakan tangan kanan, sebab tangan kirinya cacat akibat kecelakaan,” paparnya

Pengacara ini berharap agar upaya hukum kasasi dilakukan kliennya diawasi semua komponen masyarakat luas, penegak hukum, dan media massa.

“Kita berharap kasus ini berjalan sesuai hukum dengan terang–benerang dan benar. Saya yakin, kebenaran akan terungkap pada waktunya,” tandas Adimawan.

Berita Terkait

Bulan Bung Karno Juni 2024, Kenalkan Haluan Bali 100 Tahun ke Milenial
Sindikat, 2 Terdakwa Founder PT DOK Kembali akan Dilaporkan Polisi
Dana Besar? 5 Founder PT DOK Diseret ke Meja Hijau
Dilaporkan Polisi! Akte Diduga Palsu Hambat Hak Tanah di Badak Agung
Polemik Tanah Badak Agung, AJB Diduga Cacat Hukum
Polisi Dalami Ribut-Ribut Penembokan Tanah di Badak Agung
Kejam, Tak Pakai Uang Negara JPU Tuntut Prof Antara 6 Tahun Penjara
Penembokan Tanah Badak Agung Berpotensi Terjadi Gesekan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 Mei 2024 - 21:18 WIB

Bulan Bung Karno Juni 2024, Kenalkan Haluan Bali 100 Tahun ke Milenial

Jumat, 3 Mei 2024 - 16:34 WIB

Sindikat, 2 Terdakwa Founder PT DOK Kembali akan Dilaporkan Polisi

Jumat, 15 Maret 2024 - 15:52 WIB

Dana Besar? 5 Founder PT DOK Diseret ke Meja Hijau

Selasa, 5 Maret 2024 - 19:43 WIB

Dilaporkan Polisi! Akte Diduga Palsu Hambat Hak Tanah di Badak Agung

Senin, 29 Januari 2024 - 09:32 WIB

Polemik Tanah Badak Agung, AJB Diduga Cacat Hukum

Rabu, 24 Januari 2024 - 18:32 WIB

Polisi Dalami Ribut-Ribut Penembokan Tanah di Badak Agung

Rabu, 24 Januari 2024 - 08:33 WIB

Kejam, Tak Pakai Uang Negara JPU Tuntut Prof Antara 6 Tahun Penjara

Kamis, 18 Januari 2024 - 06:57 WIB

Penembokan Tanah Badak Agung Berpotensi Terjadi Gesekan

Berita Terbaru